Iran Ingatkan Trump: Invasi Afghanistan dan Irak Adalah Pelajaran Mahal yang Tak Boleh Terulang

- Selasa, 03 Februari 2026 | 03:20 WIB
Iran Ingatkan Trump: Invasi Afghanistan dan Irak Adalah Pelajaran Mahal yang Tak Boleh Terulang

Di sisi lain, Teheran sebenarnya tidak menutup pintu dialog. Mereka bilang siap bernegosiasi. Tapi syaratnya mesti jelas: dasarannya kesetaraan dan saling menghormati. Bukan dengan cara menakut-nakuti atau mengintimidasi.

“Iran siap untuk berdialog berdasarkan rasa saling menghormati dan kepentingan bersama. Namun jika didesak dengan ancaman, Iran akan membela diri dan merespons dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya,”

Pernyataan tegas itu sekaligus jadi jawaban atas ancaman Trump yang dilontarkan pada Rabu lalu. Presiden AS itu mengklaim “armada besar” militernya sedang bergerak ke arah Iran. Dia mendesak Teheran buru-buru kembali ke meja perundingan.

Bahkan Trump sempat mengancam akan melancarkan serangan yang jauh lebih dahsyat. Tapi bagi Iran, gaya bahasa seperti itu justru kontraproduktif. Pendekatan militer, dalam pandangan mereka, cuma akan memperkeruh keadaan. Bukan mustahil situasi malah merembet dan menyeret seluruh kawasan ke dalam konflik yang lebih brutal dan luas.

Jadi, pesannya sederhana: AS sebaiknya berpikir dua kali. Sejarah, kata Iran, sudah memberikan pelajaran yang cukup mahal.


Halaman:

Komentar