Di sebuah retret yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia di Bogor, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengungkapkan rencana besar pemerintahan baru. Presiden Prabowo Subianto, katanya, berniat mengganti jajaran direksi bank-bank milik negara yang tergabung dalam Himbara. Alasannya? Karena dinilai merugikan negara.
Menurut Sjafrie, Prabowo geram dengan praktik ketimpangan yang terjadi. "Bank Himbara itu lebih (mementingkan) ke pengusaha besar untuk dikasih kredit daripada pengusaha kecil," ujarnya.
Ia kemudian menegaskan, "Oleh karena itu, Presiden akan memutuskan ganti semua direksi Bank Himbara. Sudah ada tata kelola baru untuk menertibkan BUMN."
Rupanya, langkah ini bukan sekadar pergantian biasa. Ini bagian dari pembersihan besar-besaran di tubuh BUMN. Pemerintah tampaknya sudah muak dengan figur-figur lama yang sudah terlalu lama bercokol. Kata Sjafrie, mereka tak akan diandalkan lagi.
Artikel Terkait
Meikarta Bergerak: Proyek Rusun Rp39 Triliun Diharapkan Pacu Ekonomi dan Tekan Backlog
Gaza Berduka: 37 Nyawa Melayang dalam Serangan Udara yang Mengguncang
Kemnaker Tegaskan: Belum Ada Keputusan BSU Cair Lagi di 2026
Motif Cinta Buta, Bocah Bekasi Jadi Alat Paksaan untuk Rujuk