"Kita berharap bisa berkontribusi, terutama untuk anak-anak muda, bagaimana mereka bisa mengembangkan diri secara aktif dan benar," ucap Reza.
Meski usianya masih sangat muda, literasi tentang isu keberlanjutan harus dimulai sekarang. Reza yakin, peserta forum sudah punya bekal pengetahuan yang cukup untuk ditularkan ke lingkungannya, meski belum bisa mengubah kebijakan besar.
Sementara itu, dari sisi penyelenggara, Muhammad Sami Arkan punya penjelasan lain. Sebagai CEO Forum Maju Bersama OSIS sekaligus Founder Forum Pelajar SDGs, ia menyoroti tema batch kali ini.
"Kami menginisiasi bahwa Batch ketiga ini berfokus pada SDGs tentang lingkungan," ungkap Sami.
Alasannya sederhana tapi mendalam: melihat banyaknya bencana alam di berbagai daerah Indonesia belakangan ini. "Kami percaya jikalau lingkungan itu harus dijaga mulai dari anak SMP maupun SMA," tegasnya.
Filosofinya mengalir dari moto mereka: "Starting from small things to become a mentor." Dimulai dari hal kecil untuk menjadi sebuah guru.
Harapannya jelas. Forum ini diharapkan bisa melatih peserta membawa perubahan dari langkah-langkah kecil di sekitarnya. Mulai dari hal sederhana seperti tidak buang sampah sembarangan, hingga mampu mengedukasi teman dan keluarga. Itulah intinya.
Artikel Terkait
Dari Lintasan Balap ke Lapangan Hijau: Nadia, Bocah 12 Tahun yang Jadi Mesin Gol
Eńau dan Ari Lesmana Rangkul Duka dalam Sesi Potret
Kemkominfo Ungkap 110 Juta Anak RI di Dunia Maya, Pengawasan Orang Tua Jadi Kunci
ASEAN dan India Pacu Wisata Kapal Pesiar, Rute Baru dan Konektivitas Jadi Fokus