Dia juga aktif. Selain modal, Ibu Murni rajin ikut pelatihan dan bazar yang difasilitasi PNM. Dari sana, pengetahuannya bertambah mulai dari cara mengemas produk, strategi pemasaran, sampai memperluas jaringan.
"Saya sangat bersyukur bisa bertemu PNM Mekaar," ujarnya.
Dari yang awalnya bingung cari modal, sekarang usahanya sudah berkembang dan jelas memberi manfaat bagi keluarganya. Semangat seperti inilah yang ingin disebarluaskan, agar semakin banyak lagi kisah serupa Ibu Murni yang bermunculan di seluruh Indonesia.
Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria, menegaskan bahwa kisah-kisah semacam ini bukan sekadar cerita.
"PNM percaya setiap ibu memiliki potensi besar untuk berkembang ketika diberi akses permodalan, pendampingan, dan yang terpenting kesempatan. Upaya ini bukan hanya tentang usaha yang tumbuh, tetapi tentang perubahan kualitas hidup keluarga secara berkelanjutan," kata Dodot.
Jadi, ini lebih dari sekadar angka pinjaman atau omzet. Ini tentang ketahanan keluarga. Dan tentang bagaimana sebuah dukungan yang tepat bisa mengubah jalan hidup seseorang.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Perintahkan KAI Tingkatkan Kenyamanan Kereta dan Stasiun
Kapolda Sumsel Perintahkan Kesiapan Penuh Jelang Puncak Arus Mudik Lebaran 2026
TelkomGroup Berangkatkan 1.924 Pemudik Gratis dengan Bus Ramah Lingkungan
ASDP Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran di Merak Dimulai Malam Ini