Langit di atas Teheran mungkin tampak tenang, namun di darat, Angkatan Bersenjata Iran baru saja mendapat suntikan kekuatan baru. Sekitar 1.000 unit drone terbaru telah bergabung dengan arsenal mereka. Langkah ini terjadi di tengah ketegangan yang kian memanas dengan Amerika Serikat.
Menurut keterangan dari kantor berita Mehr, Mayor Jenderal Amir Hatami, Panglima Angkatan Darat, mengonfirmasi penambahan ini pada Jumat lalu. Drone-drone ini bukanlah model lama. Mereka dikembangkan dengan mempertimbangkan tantangan keamanan terkini, dan yang menarik, juga mengadopsi pelajaran berharga dari bentrokan 12 hari dengan Israel di pertengahan 2025 lalu.
"Pesawat tanpa awak ini dirancang untuk berbagai kategori operasional, yakni serangan, pengintaian, dan peperangan elektronik," jelas Hatami, yang juga punya peran kunci dalam pengembangan drone militer.
Kemampuannya cukup luas: bisa menyerang target tetap maupun yang bergerak, di darat, laut, atau udara. Produksinya sendiri adalah hasil kolaborasi antara para pakar Angkatan Darat dan Kementerian Pertahanan.
Artikel Terkait
Arbeloa Bawa Mbappe dan Bellingham ke Manchester, City Hadapi Tugas Mustahil
Pemudik Rela Begadang Demi Tiket Kereta, Stasiun Jakarta Dipadati 54 Ribu Penumpang
Lonjakan 50% Pemudik di Terminal Kampung Rambutan, Terminal Lain di Jakarta Justru Sepi
Pemerintah Finalisasi Formasi dan Skema Rekrutmen ASN 2026