Pemprov DKI Gratiskan Biaya Pengobatan bagi Korban Banjir

- Selasa, 27 Januari 2026 | 17:50 WIB
Pemprov DKI Gratiskan Biaya Pengobatan bagi Korban Banjir

Banjir di Jakarta memang selalu membawa cerita pilu. Tapi kali ini, ada kabar yang sedikit meringankan beban. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan bakal menggratiskan biaya berobat bagi warga yang sakit akibat terdampak banjir. Langkah ini diambil menyusul genangan air yang masih melanda sejumlah titik, yang berpotensi memicu masalah kesehatan.

“Kalau ada masyarakat DKI yang mengeluh sakit karena banjir, kami bantu gratis,” tegas Pramono. Bantuan pengobatan ini bisa diakses di faskes pertama hingga rumah sakit rujukan.

Ia merinci, jaringan layanan kesehatan yang siap menangani korban banjir tanpa dipungut biaya cukup luas. Ada 44 puskesmas, ditambah 222 unit pembantu puskesmas, dan 31 rumah sakit. Semuanya siap memberikan pelayanan gratis bagi yang terdampak.

Pernyataan itu disampaikan Pramono dalam Grand Launching RS Primaya Jakarta Utara, Selasa (27/1/2026).

Memang, kondisi banjir bukan cuma soal genangan air. Risiko kesehatan mengintai, mulai dari infeksi kulit hingga penyakit yang lebih serius. Pramono sendiri secara khusus menyoroti ancaman Leptospirosis, penyakit yang dibawa melalui kencing tikus. Namun begitu, ia menyebutkan bahwa untuk saat ini, kasus Leptospirosis di Jakarta belum terdeteksi.

“Mengenai kencing tikus, ternyata di Jakarta belum ada. Kalau ada, kami pasti akan secara preventif melakukan pencegahan,” tambahnya.


Halaman:

Komentar