Laporan pajak tahunan tampaknya mulai mengalir deras ke Direktorat Jenderal Pajak. Hingga pagi tadi, 27 Januari 2026, angka pelaporan SPT Tahunan untuk Tahun Pajak 2025 sudah menembus 700 ribu dokumen. Tren ini, menurut DJP, menunjukkan peningkatan kepatuhan wajib pajak di awal tahun.
Rosmauli, Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, memberikan rinciannya.
"Untuk periode s.d. 27 Januari 2026 (Tahun Pajak 2025), tercatat 711.862 SPT," jelasnya melalui keterangan tertulis, Selasa lalu.
Kalau dilihat dari komposisinya, Wajib Pajak Orang Pribadi yang berstatus karyawan masih mendominasi. Jumlahnya mencapai 602.332 pelaporan. Sementara, WP OP Non Karyawan menyumbang 77.861 laporan. Untuk kategori badan usaha, tercatat 31.495 pelaporan dalam Rupiah dan 51 pelaporan dalam Dolar AS. Ada juga laporan dari WP dengan tahun buku berbeda, meski jumlahnya tak terlalu banyak.
Artikel Terkait
Menyusuri Savana, Menyapa Naga Purba: Panduan Lengkap ke Pulau Komodo untuk Pemula
Menteri Keuangan Ungkap Calon Kuat Wakil Menteri, Siap Tangani Sektor Pajak Langsung
Pacarnya Diperiksa 4 Jam, Polisi Selidiki Kematian Lula Lahfah
Reza Arap Diperiksa Empat Jam Lebih Terkait Meninggalnya Lula Lahfah