"Jadi saya rasa kita tetap kembali kepada tempat kejadian perkara. Di situ kita bisa mengungkap apa yang sebenarnya terjadi. Saya harap rekan-rekan tidak memberikan misinformasi yang bisa menimbulkan asumsi dan perspektif negatif," ucapnya.
Lantas, apakah ada unsur pidana di balik ini? Iskandarsyah memastikan penyelidikan masih berjalan untuk menjawab pertanyaan itu. "Kita memastikan apakah ada peristiwa pidana. Itulah namanya penyelidikan. Kita maksimalkan dengan fakta-fakta yang ada, pakai scientific investigation," ungkapnya.
Kronologinya begini. Lula ditemukan sudah tidak bernyawa di kamar apartemennya di Jakarta Selatan, Jumat malam tanggal 23 Januari. Kecurigaan muncul sejak pagi, ketika asisten rumah tangganya merasa ada yang aneh karena Lula tak kunjung merespons dari balik pintu.
Setelah melapor ke petugas keamanan, pintu kamar yang terkunci akhirnya dibuka paksa oleh teknisi apartemen sekitar pukul enam kurang sepuluh sore. Saat itulah keadaan yang tak diinginkan terungkap.
Dari pendalaman sementara, polisi menemukan riwayat penyakit serius pada diri Lula. Tidak ada tanda kekerasan di tubuhnya, kata polisi. Tapi penyelidikan terus digenjot untuk menguak lebih dalam.
Jenazah Lula Lahfah sendiri telah dimakamkan sehari setelahnya, Sabtu 24 Januari, di TPU Rawa Terate. Perjalanan kasus ini masih panjang, dan publik hanya bisa menunggu titik terang dari hasil penyelidikan yang lebih komprehensif.
Artikel Terkait
Menyusuri Savana, Menyapa Naga Purba: Panduan Lengkap ke Pulau Komodo untuk Pemula
Menteri Keuangan Ungkap Calon Kuat Wakil Menteri, Siap Tangani Sektor Pajak Langsung
Pacarnya Diperiksa 4 Jam, Polisi Selidiki Kematian Lula Lahfah
Reza Arap Diperiksa Empat Jam Lebih Terkait Meninggalnya Lula Lahfah