Jakarta kembali diingatkan tentang ancaman lama: sampah di sungai. Gubernur DKI, Pramono Anung, dengan tegas menyoroti kebiasaan buruk sebagian warga yang masih membuang sampah sembarangan, terutama ke badan air. Menurutnya, tindakan ini bukan cuma soal kebersihan, tapi secara langsung memperbesar risiko banjir yang selalu mengintai ibu kota.
Persoalannya jadi semakin pelik karena kondisi tata ruang Jakarta. Pramono mengakui, struktur kota ini sudah sangat padat dan terbentuk sejak lama. Perubahannya pun tidak mudah.
"Sekarang ini yang jadi problem di Jakarta adalah tata ruangnya yang dari waktu ke waktu sangat sulit untuk diubah. Karena sudah given, termasuk di tempat ini, permukiman dekat Kali Sepak Kembangan,"
kata Pramono usai meninjau lokasi pengerukan Kali Sepak Kembangan, Jakarta Barat, Senin lalu.
Nah, justru karena ruang sudah sesak itulah, Pramono berharap masyarakat tidak menambah masalah. Perilaku buang sampah sembarangan, di mata dia, akan memperburuk keadaan yang sudah rumit.
“Yang menjadi problem buat saya adalah jangan sampai tata ruang yang sudah padat ini kemudian diperburuk oleh masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan,”
tegasnya.
Artikel Terkait
Whoosh Kian Diminati Turis Asing, Penumpang Mancanegara Melonjak 60 Persen
AHY Dorong Perpres Bioavtur untuk Pastikan Masa Depan Penerbangan Hijau
Kusnaeni: Herdman, Konseptor Ulung untuk Mimpi Piala Dunia 2030
68 Perusahaan di Sumatera Terkena Sanksi, 28 Izin Terancam Dicabut Akibat Diduga Picu Bencana