Menteri Tito Desak Percepat Relokasi Warga Pasirlangu, Kawasan Rawan Longsor

- Senin, 26 Januari 2026 | 07:50 WIB
Menteri Tito Desak Percepat Relokasi Warga Pasirlangu, Kawasan Rawan Longsor

JAKARTA Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mendesak agar proses relokasi warga di Desa Pasirlangu, Bandung Barat, dipercepat. Kawasan itu dinilai rawan longsor dan tak lagi layak huni. Tak cuma soal pindah tempat tinggal, Tito juga menyinggung soal pentingnya penataan ulang kawasan bencana, salah satunya lewat reboisasi.

Menurutnya, keselamatan warga harus jadi prioritas utama. “Wilayah tersebut tidak lagi layak untuk dihuni,” tegasnya. Di sisi lain, upaya menanam kembali vegetasi berakar kuat dinilai krusial untuk mengikat tanah. “Ini harus direboisasi, ditanam. Tanaman-tanaman yang akarnya yang keras, supaya struktur tanahnya bisa menguat kembali. Kalau kembali lagi nanti akan longsor lagi,” ujar Tito dalam keterangannya, Senin (26/1/2026).

Longsor yang terjadi, selain dipicu hujan deras, juga disebabkan kondisi tanah setempat yang sudah gembur. Strukturnya kurang kokoh menahan beban.

Yang juga jadi perhatian adalah perubahan fungsi lahan. Banyak tanaman pelindung berakar dalam yang justru diganti dengan tanaman hortikultura semisal sayur-sayuran. “Nah itu membuat rentan sekali kalau terjadi hujan deras,” katanya lagi. Tanaman sayur akarnya dangkal, tidak bisa mengikat tanah sekuat pohon.

Kejadian di Pasirlangu ini, baginya, harus jadi pelajaran. Daerah-daerah lain di Indonesia perlu segera memperkuat tata ruang dan pemetaan wilayah rawan bencana. Pemetaan nasional ini penting untuk mengantisipasi bencana hidrometeorologi.


Halaman:

Komentar