JAKARTA Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mendesak agar proses relokasi warga di Desa Pasirlangu, Bandung Barat, dipercepat. Kawasan itu dinilai rawan longsor dan tak lagi layak huni. Tak cuma soal pindah tempat tinggal, Tito juga menyinggung soal pentingnya penataan ulang kawasan bencana, salah satunya lewat reboisasi.
Menurutnya, keselamatan warga harus jadi prioritas utama. “Wilayah tersebut tidak lagi layak untuk dihuni,” tegasnya. Di sisi lain, upaya menanam kembali vegetasi berakar kuat dinilai krusial untuk mengikat tanah. “Ini harus direboisasi, ditanam. Tanaman-tanaman yang akarnya yang keras, supaya struktur tanahnya bisa menguat kembali. Kalau kembali lagi nanti akan longsor lagi,” ujar Tito dalam keterangannya, Senin (26/1/2026).
Longsor yang terjadi, selain dipicu hujan deras, juga disebabkan kondisi tanah setempat yang sudah gembur. Strukturnya kurang kokoh menahan beban.
Yang juga jadi perhatian adalah perubahan fungsi lahan. Banyak tanaman pelindung berakar dalam yang justru diganti dengan tanaman hortikultura semisal sayur-sayuran. “Nah itu membuat rentan sekali kalau terjadi hujan deras,” katanya lagi. Tanaman sayur akarnya dangkal, tidak bisa mengikat tanah sekuat pohon.
Kejadian di Pasirlangu ini, baginya, harus jadi pelajaran. Daerah-daerah lain di Indonesia perlu segera memperkuat tata ruang dan pemetaan wilayah rawan bencana. Pemetaan nasional ini penting untuk mengantisipasi bencana hidrometeorologi.
“Setiap Bupati, Wali Kota, Gubernur harus kita petakan secara nasional. Untuk kita memikirkan potensi kalau terjadi kerawanan hidrometeorologi seperti ini, hujan lebat, hujan deras,” papar Tito.
Sementara itu, proses evakuasi warga telah dilakukan. Sebanyak 232 orang dari sekitar lokasi longsor dipindahkan ke tempat yang lebih aman seperti GOR dan aula desa untuk mengantisipasi longsor susulan.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa pendataan dan pemantauan terus berjalan.
“BPBD Kabupaten Bandung Barat bersama lintas instansi gabungan terus melakukan pendataan lanjutan dan pemantauan di lokasi terdampak,” jelas Abdul Muhari.
Artikel Terkait
Taylor Swift Daftarkan Merek Dagang Suara dan Wajah sebagai Tameng Hukum Lawan Deepfake AI
Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp165.000 per Kilogram, Pangan Pokok Kompak Naik
ESDM Mulai Uji Coba B50 di Perkeretaapian, Target Implementasi Nasional Juli 2026
Jumlah Pelaporan SPT Tahunan Tembus 12 Juta Jelang Tenggat 30 April 2026