Prabowo Kembali ke Tanah Air Usai Kunjungan Diplomatik ke Eropa

- Sabtu, 24 Januari 2026 | 20:00 WIB
Prabowo Kembali ke Tanah Air Usai Kunjungan Diplomatik ke Eropa

Pesawat Garuda Indonesia yang membawa Presiden Prabowo Subianto akhirnya mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma, Sabtu (24/1/2026) sore. Cuaca tampak cerah ketika roda pesawat menyentuh landasan sekitar pukul 17.30 WIB, mengakhiri rangkaian kunjungan kenegaraannya yang cukup panjang ke Eropa.

Dari rekaman yang beredar, terlihat Prabowo turun dari tangga pesawat. Ia tampak mengenakan peci hitam dan safari coklat. Raut wajahnya terlihat rileks meski baru menyelesaikan perjalanan dinas yang padat.

Beberapa pejabat tinggi sudah menunggu di bawah. Mereka adalah Mensesneg Prasetyo Hadi, Kepala BIN Muhammad Herindra, Panglima TNI Jenderal Agus Subianto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Rizky Irmansyah dari Sekpres Pribadi. Presiden sempat mengobrol singkat dengan mereka, berjabat tangan, sebelum akhirnya meninggalkan area landasan.

Perjalanan kali ini memang cukup penting. Negara pertama yang disambangi adalah Inggris. Di sana, Prabowo tidak hanya bertemu Raja Charles III, tapi juga berunding dengan PM Keir Starmer.

Dari pertemuan itu, muncul beberapa komitmen nyata. Inggris sepakat membantu garap proyek pembuatan 1.582 kapal untuk nelayan kita. Mereka juga berjanji mendukung pemulihan 57 Taman Nasional di Indonesia.

Setelah London, Presiden terbang ke Davos, Swiss. Agenda utamanya adalah menghadiri World Economic Forum (WEF) 2026. Forum tahunan itu selalu ramai dengan pembahasan ekonomi global, tapi tahun ini ada perkembangan lain yang menarik perhatian.

Di tengah hiruk-pikuk WEF, Prabowo memutuskan untuk menerima tawaran bergabung dengan "Board of Peace" atau Dewan Perdamaian Dunia. Inisiatif ini digagas oleh Presiden AS Donald Trump.

Menurut penjelasan dari pihak istana, langkah ini diambil sebagai wujud komitmen Indonesia di panggung dunia. Kita ingin aktif menjaga stabilitas global, terutama untuk isu-isu seperti perdamaian dan kemerdekaan Palestina.

Prancis menjadi tujuan terakhir. Di Paris, Prabowo bertemu dengan Presiden Emmanuel Macron. Pertemuan kedua pemimpin ini, seperti dilaporkan, lebih fokus pada penguatan kemitraan strategis antara kedua negara. Detailnya masih dibahas, tapi nuansanya positif.

Kini, setelah mendarat dengan selamat, agenda Presiden di tanah air kembali menunggu. Kunjungan ke tiga negara Eropa itu jelas meninggalkan sejumlah pekerjaan rumah, sekaligus harapan untuk kerja sama yang lebih konkret di masa depan.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar