Hujan Deras di Jakarta Tak Tahan Laju Belanja Ritel

- Sabtu, 24 Januari 2026 | 17:55 WIB
Hujan Deras di Jakarta Tak Tahan Laju Belanja Ritel

Lalu bagaimana dengan operasional usahanya? Solihin memastikan, sejauh ini belum ada laporan toko atau pabrik yang terpaksa tutup karena cuaca ekstrem. Masalah yang muncul lebih ke hal-hal seperti keterlambatan karyawan atau konsumen sampai ke lokasi.

"Aktivitas masih berjalan normal," tegasnya.

Sebagai Direktur Corporate Affairs PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), Solihin juga menyoroti sisi distribusi. Ia bilang, sektor ritel sebenarnya cukup aman. Pasalnya, setiap gerai biasanya punya cadangan stok atau buffer stock yang cukup.

Cadangan itu bisa bertahan hingga sekitar seminggu. Jadi, meski pengiriman barang terlambat sehari dua hari karena banjir atau macet parah, stok di toko masih bisa mengcover.

"Rata-rata ritel punya buffer stock yang bisa mencukupi sampai sekitar satu minggu," jelasnya.

Dengan berbagai pertimbangan itu, AMRT sendiri tetap optimistis bisa membukukan kinerja bagus di kuartal pertama 2026. Tantangan yang sesungguhnya justru diperkirakan muncul setelah Lebaran usai. Saat permintaan melandai dan jarak menuju musim belanja puncak berikutnya masih jauh.

"Untuk kuartal satu kami sangat optimistis. Setelah itu yang perlu dipikirkan bagaimana menjaga penjualan tetap stabil," pungkas Solihin.


Halaman:

Komentar