Sabtu pagi (24/1/2026) itu, kawasan Pejaten Timur di Jakarta Selatan kembali terendam. Ratusan rumah tak berdaya dilanda genangan. Penyebabnya, lagi-lagi, luapan Kali Ciliwung yang tak mampu menampung kiriman air dari hulu.
Kondisi paling parah terpantau di Jalan Gang Buntu, RT 05 RW 08. Di sana, air merendam permukiman warga. Ketinggiannya, pada titik terdalam, disebut-sebut mencapai sekitar satu meter. Bahkan lebih.
Petugas Satgas BPBD DKI Jakarta, Kendar, memberikan konfirmasi lebih detail kepada media.
"Sampai pagi ini, pukul 08.16 WIB, ketinggian air masih di angka 130 sampai 135 cm di titik tertingginya," ujarnya.
Menurutnya, situasi semalam justru lebih mengkhawatirkan. Air sempat naik hingga dua meter lebih. Alhasil, evakuasi pun tak terhindarkan.
Artikel Terkait
Di Balik Senyum Lula Lahfah, Kisah Pilu GERD yang Tak Terungkap
Hujan Tak Kunjung Reda, Perbaikan Jalan Rusak di Jakarta Ditunda hingga Akhir Januari
Tragis di Kolam Senen, Remaja Tewas Usai Nyemplung untuk Berenang Santai
Indonesia Resmi Duduk di Dewan Perdamaian Dunia, Fokus Kawal Kemerdekaan Palestina