Dari Kios Pegunungan Alor, Kamaludin Lahiji Raih Gelar Juara Nasional BRILink

- Sabtu, 24 Januari 2026 | 12:15 WIB
Dari Kios Pegunungan Alor, Kamaludin Lahiji Raih Gelar Juara Nasional BRILink

Dari sebuah kios sederhana di Kelurahan Kalabahi Tengah, Alor, NTT, perjalanan Kamaludin Lahiji benar-benar luar biasa. Usaha sampingan yang dirintisnya sejak 2019 itu, awalnya cuma untuk menambah penghasilan, ternyata membawanya meraih prestasi nasional. Tak pernah terbayang sebelumnya.

Dia awalnya hanya ingin membantu. Di wilayah pegunungan tempat tinggalnya, akses ke bank itu susah. Melihat kondisi itu, Kamaludin memutuskan membuka layanan “BRILink Agen Sorwaru” dari kiosnya. Bahkan sampai malam hari, kiosnya tetap buka. Banyak warga dari daerah atas yang turun, menjual hasil bumi sekaligus melakukan transaksi keuangan di tempatnya.

“Awalnya saya hanya anggap BRILink sebagai usaha sampingan. Yang utama itu kios. Tidak pernah terbayang akan menjadi seperti sekarang ini dan saya mendapatkan berbagai reward dari BRI,”

ucap Kamaludin.

Namun begitu, usahanya justru melesat. BRILink Agen Sorwaru berkembang pesat. Layanannya makin beragam: bayar BPJS, beli token listrik dan pulsa, hingga kirim uang. Rata-rata, dalam sebulan dia melayani lebih dari 23 ribu transaksi. Angka itu membuatnya jadi salah satu agen dengan kinerja tertinggi di wilayah kerja BRI.

Dedikasinya tak sia-sia. Kerja keras itu akhirnya mengantarkan Kamaludin terpilih sebagai Juara Program Super BRILink Agen Tingkat Nasional Tahun 2025. Hadiahnya? Umrah. Prestasi ini melengkapi sederet penghargaan yang sudah dia kantongi sejak 2019, mulai dari emas, sepeda motor, motor listrik, hingga perjalanan ke Jepang tahun lalu.

“BRILink sangat bermanfaat bagi saya, keluarga dan masyarakat. Terutama membantu mereka yang belum terlalu paham transaksi keuangan digital. BRILink Agen yang buka 24 jam ini memberi kemudahan bagi masyarakat pegunungan yang datang bertransaksi malam hari,”

tambahnya.

Di sisi lain, kisah sukses Kamaludin ini mendapat perhatian dari pihak BRI. Corporate Secretary BRI, Dhanny, menyoroti bahwa BRILink Agen Sorwaru adalah bukti nyata kemitraan yang berdampak positif.

Menurutnya, model kemitraan semacam ini berhasil menciptakan ekosistem inklusi keuangan yang berkelanjutan. Masyarakat tidak cuma jadi pengguna, tapi juga bagian dari rantai nilai ekonomi digital yang dampaknya langsung terasa di tingkat desa.

“Kehadiran BRILink Agen tidak hanya memperluas akses layanan keuangan, tetapi juga memperkuat ekosistem ekonomi kerakyatan dan mendorong pertumbuhan UMKM”,

ungkap Dhanny.

Faktanya, di Kabupaten Alor sendiri kini ada 1.238 BRILink Agen yang tersebar di berbagai kecamatan, kelurahan, dan desa. Transaksi per bulannya rata-rata mencapai 227 ribu lebih, dengan volume penjualan fantastis: Rp122,56 miliar.

Secara nasional, jaringannya bahkan lebih luas lagi. Hingga Desember 2025, BRI didukung sekitar 1,2 juta AgenBRILink yang tersebar di seluruh Indonesia. Mereka menjangkau lebih dari 80 persen total desa di Tanah Air. Lewat model kemitraan ini, transaksi finansial yang difasilitasi telah menyentuh angka 1 miliar dengan total volume mencapai Rp1.746 triliun. Sungguh sebuah pencapaian yang mengubah banyak hal, dimulai dari sebuah kios sederhana di pegunungan.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar