Hujan deras yang mengguyur tanpa henti akhirnya memicu bencana di Guguak Tinggi, Kabupaten Agam. Tebing Ngarai Sianok ambrol dengan ketinggian sekitar 120 meter dan lebar 15 meter. Peristiwa ini terjadi Kamis lalu, dan untungnya, tak ada korban jiwa yang berjatuhan.
Menurut Kepala Desa setempat, Dasman, lokasi longsoran itu berjarak kira-kira satu setengah kilometer dari permukiman warga.
Sudut ngarai yang longsor itu dikenal warga sebagai Ngarai Kaluang. Walau jauh dari rumah penduduk, dampaknya tetap terasa. Beberapa petak sawah ikut terkikis terbawa material longsor. Pemerintah desa pun sudah melaporkan kejadian ini ke BPBD Agam.
Dasman mengakui, ini bukan kali pertama tebing di sana bergerak. Longsor sudah beberapa kali terjadi.
Tak ada evakuasi warga dilakukan. Pergerakan tanah di bibir ngarai itu dinilai masih aman dari kawasan hunian. Meski begitu, peringatan keras tetap disampaikan.
Artikel Terkait
Polisi Tangkap Pelaku Pemukulan Petugas SPBU Cipinang
Peneliti BRIN Nilai Usulan PT 7 Persen Terlalu Tinggi, Tawarkan Jalan Tengah
Warga Gugat Pemkab Pandeglang dan Pemprov Banten ke PN Soal Jalan Rusak
Kemendikdasmen Revitalisasi 389 SMK dan Salurkan Ribuan Papan Digital di Kawasan Timur