Soal video longsor yang sempat viral di media sosial, Dasman punya penjelasan. Saat tebing itu runtuh, beberapa warga sedang bekerja di lokasi bukan untuk swafoto, melainkan memperbaiki sumber mata air.
Di sisi lain, warga lain yang tinggal di dekat sungai Ngarai Sianok, Rahmat (35), punya cerita berbeda. Ia melihat perubahan signifikan pasca banjir bandang akhir November lalu.
Dampaknya langsung terasa di sektor pariwisata. Pengunjung kini enggan datang, aktivitas ekonomi pun ikut merosot. Rahmat yang biasa menyewakan pelampung dan mobil offroad mengaku dagangannya sepi.
Ngarai Sianok yang biasanya ramai kini terasa lebih sunyi. Ancaman longsor mungkin sementara mereda, tapi kekhawatiran warga dan pelaku wisata masih membayangi.
Artikel Terkait
Prabowo Terpana, Lima Emas Martina Mencuri Perhatian di Istana
Rok yang Tak Cocok Bongkar Pramugari Gadungan di Batik Air
Truk Pengangkut Material Terguling, Jalan Bangka VIII Lumpuh
Prabowo Serahkan Bonus untuk Atlet SEA Games, Didit Hadir Mendampingi