Soal video longsor yang sempat viral di media sosial, Dasman punya penjelasan. Saat tebing itu runtuh, beberapa warga sedang bekerja di lokasi bukan untuk swafoto, melainkan memperbaiki sumber mata air.
Di sisi lain, warga lain yang tinggal di dekat sungai Ngarai Sianok, Rahmat (35), punya cerita berbeda. Ia melihat perubahan signifikan pasca banjir bandang akhir November lalu.
Dampaknya langsung terasa di sektor pariwisata. Pengunjung kini enggan datang, aktivitas ekonomi pun ikut merosot. Rahmat yang biasa menyewakan pelampung dan mobil offroad mengaku dagangannya sepi.
Ngarai Sianok yang biasanya ramai kini terasa lebih sunyi. Ancaman longsor mungkin sementara mereda, tapi kekhawatiran warga dan pelaku wisata masih membayangi.
Artikel Terkait
Ketua Komisi III DPR Sesalkan Penetapan Tersangka Guru Honorer Probolinggo Gara-gara Rangkap Jabatan
Tiga Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Bersikukuh dengan Analisis 99,99%
Korlantas Siapkan Pos Pemeriksaan Terpadu Bus dan Travel untuk Operasi Ketupat 2026
Kabar Meninggalnya Bos Kartel El Mencho Soroti Makna Istilah Kartel yang Lebih Luas