Jumat pagi itu (23/1/2026), suasana di Benteng Pendem Ambarawa terasa berbeda. Setelah sekian lama tertutup, kompleks bersejarah yang juga dikenal sebagai Benteng Fort Willem I itu akhirnya ramai lagi oleh pengunjung. Mereka berkeliling, mengamati setiap sudut yang baru saja direstorasi.
Menurut sejumlah saksi, pembukaan ini memang ditunggu-tunggu. Revitalisasi besar-besaran akhirnya selesai juga. Kementerian Pekerjaan Umum yang menangani proyek ini, dan kabarnya dana yang dikucurkan tak main-main: Rp156,8 miliar.
Angka yang fantastis, tentu saja. Tapi tujuannya jelas. Selain untuk menjaga kelestarian cagar budaya, upaya ini juga diharapkan bisa mendongkrak pariwisata sejarah di Jawa Tengah. Ambarawa punya banyak cerita, dan benteng ini adalah salah satu narator utamanya.
Kini, dengan wajah yang lebih tertata, benteng itu tak lagi sekadar puing bisu. Ia siap menampung langkah wisatawan, sekaligus menjadi saksi bisu yang hidup akan perjalanan waktu.
Artikel Terkait
Selebgram Lula Lahfah Meninggal di Usia 26 Tahun, Penyebab Masih Misterius
Hujan Deras Seminggu, Mal di Jakarta Sepi Pengunjung
Bareskrim Geledah Kantor DSI, Kasus Dugaan Penipuan Syariah Naik ke Penyidikan
Hujan Tak Halangi 400 Pelajar Berdebat ala Sidang PBB di Jakarta