Hujan deras mengguyur Jakarta dan sekitarnya sejak Kamis kemarin. Genangan air pun tak terhindarkan, merendam sejumlah ruas jalan ibukota. Menanggapi hal ini, Presiden Prabowo Subianto langsung memberi arahan: tambah operasi modifikasi cuaca di wilayah Jabodetabek.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengonfirmasi instruksi tersebut. Ia mengakui, intensitas hujan dalam dua hari terakhir memang luar biasa tinggi.
"Tentunya kami menyampaikan rasa prihatin bahwa dalam dua hari ini, terutama hari ini, curah hujan cukup tinggi sehingga menyebabkan terjadi genangan air di beberapa ruas jalan di Ibu Kota. Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat yang terdampak,"
ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Menurutnya, arahan Presiden itu sudah ditindaklanjuti dengan koordinasi intens. Pemerintah pusat telah menghubungi Pemprov DKI Jakarta, BNPB, dan tentu saja BMKG. Tujuannya satu: memperkuat skala operasi modifikasi cuaca yang sedang berjalan.
"Kami telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait... untuk bagaimana memperkuat atau menambah operasi modifikasi cuaca yang dilaksanakan di wilayah Jabodetabek dengan harapan bisa mengurangi tingginya curah hujan,"
tuturnya lagi.
Artikel Terkait
Pemerintah Klaim Stok Pangan dan Energi Aman Meski Ketegangan Global Meningkat
Proyek Jalan West Residence IKN Tembus 65,85%, Lampaui Target
Industri Tekstil dan Alas Kaki Siap Hadapi Lonjakan Permintaan Jelang Idulfitri
Zurich Indonesia Pilih Obligasi Negara Meski Kuota Investasi Saham Diperlonggar