Langkah tegas diambil Turki menyusul ketegangan di perbatasannya. Pemerintah Ankara mengumumkan telah mengerahkan sistem pertahanan rudal Patriot di wilayahnya. Keputusan ini muncul hanya sehari setelah aliansi NATO berhasil mencegat rudal balistik kedua yang diluncurkan dari Iran dan masuk ke wilayah udara Turki.
Kementerian Pertahanan Turki, dalam sebuah pernyataan yang dirilis Selasa (10/3/2026), menyebut langkah-langkah keamanan tengah diintensifkan.
"Langkah-langkah yang diperlukan sedang diambil untuk keamanan perbatasan dan wilayah udara kita, dan konsultasi sedang dilakukan dengan NATO dan sekutu-sekutu kita," begitu bunyi pernyataan mereka, seperti dilaporkan AFP.
Pernyataan itu menambahkan, "Selain langkah-langkah yang telah kita ambil di level nasional, NATO telah memperkuat langkah-langkah pertahanan udara dan rudalnya."
"Dalam cakupan ini, sistem Patriot yang ditugaskan untuk mendukung perlindungan wilayah udara kita sedang dikerahkan di Malatya."
Artikel Terkait
Jasa Marga Beri Diskon Tol 30% untuk Mudik dan Balik Lebaran 2026
Lintasarta Sentuh Lebih dari 1.500 Penerima Manfaat dalam Program Ramadan
Menag Serahkan SK Pengurus BAZNAS Baru, Targetkan Penghimpunan Zakat Tiga Kali Lipat
Suami Siri Jadi Tersangka Utama Pembunuhan Wanita yang Ditemukan Tinggal Tulang Belulang di Depok