Persentase Ruang Terbuka Hijau di Jakarta ternyata masih sangat memprihatinkan. Baru 5,60 persen. Angka itu diakui sendiri oleh Pemprov DKI, jauh sekali dari target 30 persen yang sudah diamanatkan peraturan.
Artinya, kerja keras menanti. Ibu Kota butuh napas, butuh lebih banyak paru-paru hijau untuk warganya.
Di Balai Kota, Rabu lalu, Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania bicara soal ini. Dia menyanggupi target 30 persen itu, meski tenggat waktunya masih lama: tahun 2045.
Soal bagaimana caranya, strateginya akan bertahap. Yang jelas, menurut Atika, pembiayaannya nggak cuma mengandalkan APBD. Itu mustahil. Perlu cara-cara lain yang lebih kreatif.
Artikel Terkait
Harga Beras Dunia Anjlok, Pengaruh Swasembada Indonesia Mengguncang Pasar
Eliano Reijnders Ingatkan Persib: Puncak Klasemen Bukanlah Garis Finish
Indonesia Resmi Jadi Anggota Kunci Koalisi Pasar Karbon Global
Yabes Roni Siap Bawa Persis Solo Keluar dari Zona Degradasi