Donald Trump kembali membuat pernyataan yang mengguncang. Kali ini, sasarannya adalah produk-produk Prancis yang mewah: anggur dan sampanye. Mantan Presiden AS itu tak tanggung-tanggung, mengancam akan membebani barang-barang tersebut dengan tarif impor setinggi 200 persen.
Ancaman ini, seperti dilaporkan Reuters, bukan tanpa alasan. Semuanya berawal dari penolakan tegas Presiden Prancis Emmanuel Macron terhadap sebuah undangan. Trump pekan lalu mengumumkan pembentukan Dewan Perdamaian Gaza, sebagai bagian dari fase kedua gencatan senjata antara Israel dan Hamas. Nah, sekitar 60 negara diundang untuk bergabung, dengan tawaran kontroversial: posisi permanen di dewan itu bisa didapat dengan kontribusi satu miliar dolar AS.
Macron, menurut sejumlah media di Prancis, sama sekali tidak berminat. Rencananya, dia akan menolak undangan untuk terlibat dalam inisiatif Trump tersebut.
Artikel Terkait
Gubernur DKI Tegaskan Tak Ada Skrining Pendatang Pasca-Lebaran 2026
Menteri Kehutanan Sebut Percepatan Perhutanan Sosial di Lombok Arahan Langsung Presiden
Gedung Putih Gamifikasi Perang Iran Lewat Video Mirip Trailer Gim
Badan Gizi Nasional Tutup Sementara 492 Dapur MBG di Sumatra karena Tak Miliki Izin Higiene