Donald Trump kembali membuat pernyataan yang mengguncang. Kali ini, sasarannya adalah produk-produk Prancis yang mewah: anggur dan sampanye. Mantan Presiden AS itu tak tanggung-tanggung, mengancam akan membebani barang-barang tersebut dengan tarif impor setinggi 200 persen.
Ancaman ini, seperti dilaporkan Reuters, bukan tanpa alasan. Semuanya berawal dari penolakan tegas Presiden Prancis Emmanuel Macron terhadap sebuah undangan. Trump pekan lalu mengumumkan pembentukan Dewan Perdamaian Gaza, sebagai bagian dari fase kedua gencatan senjata antara Israel dan Hamas. Nah, sekitar 60 negara diundang untuk bergabung, dengan tawaran kontroversial: posisi permanen di dewan itu bisa didapat dengan kontribusi satu miliar dolar AS.
Macron, menurut sejumlah media di Prancis, sama sekali tidak berminat. Rencananya, dia akan menolak undangan untuk terlibat dalam inisiatif Trump tersebut.
Artikel Terkait
Trump Siap Umumkan Calon Ketua The Fed, Rivalitas Empat Kandidat Memanas
Kejagung Buka Lagi Penyidikan Korupsi Tata Kelola Minyak Pertamina
Survei Ungkap Mayoritas Konsumen Kopi Indonesia Prioritaskan Sertifikasi Halal
Menkeu Purbaya Anggap Pelemahan Rupiah Masih Wajar, Fondasi Ekonomi Diklaim Kuat