Vladimir Putin mendapat undangan yang cukup mengejutkan. Dari Donald Trump. Mantan dan mungkin calon Presiden AS itu mengajak pemimpin Rusia itu untuk bergabung dalam sebuah Dewan Perdamaian Gaza yang ia usulkan.
Konfirmasi datang dari Moskow. Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov, mengakui bahwa tawaran itu memang telah sampai.
Rencana dewan ini sendiri merupakan bagian dari fase kedua gencatan senjata di Jalur Gaza. Trump, yang mendorong kesepakatan gencatan senjata di wilayah Palestina pada Oktober 2025 lalu, telah mengajak sejumlah pemimpin dunia lain sebagai anggota pendiri. Di antaranya adalah Presiden Argentina Javier Milei, Perdana Menteri Kanada Mark Carney, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, dan pemimpin Brasil, Lula da Silva.
Namun begitu, undangan untuk Putin ini punya latar yang rumit. Ia datang di saat Washington masih terus berupaya tanpa hasil yang jelas menengahi perdamaian untuk mengakhiri invasi Rusia ke Ukraina. Konflik itu sendiri sudah berjalan hampir empat tahun.
Artikel Terkait
Solikin M Juhro: Karier Panjang di BI yang Kini Masuk Daftar Calon Deputi Gubernur
Tiga Calon Deputi Gubernur BI Siap Hadapi Uji Kelayakan DPR
Aceh Bangkit: Pembangunan Permanen 7 Jembatan dan 28 Titik Longsor Dimulai
Harmoni MRT: Titik TOD Strategis yang Diharapkan Ubah Wajah Transportasi Jakarta