Soal kesiapan alat, Aam membeberkan bahwa pesawat andalan mereka, Grand Caravan PK-JVH, sedang menjalani pemeriksaan rutin pada 18-19 Januari. Namun begitu, pesawat itu dipastikan akan siap kembali terbang sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Operasi serupa sebenarnya sudah lebih dulu digelar. Sebelumnya, pada 12 hingga 17 Januari, BNPB telah melaksanakan OMC dari Posko Halim Perdanakusuma. Hasilnya? Tercatat 20 sorti penerbangan dengan menyebarkan bahan semai cukup banyak: 15.000 kg Natrium Klorida dan 5.000 kg Kalsium Oksida.
Sinergi lintas instansi juga terus berjalan. Di sisi lain, BPBD DKI Jakarta punya operasi mandiri mereka.
"BPBD DKI Jakarta juga melaksanakan OMC menggunakan pesawat Casa TNI AU sejak 16 hingga 22 Januari 2026, dengan penerbangan operasional hingga pukul 17.00 WIB setiap hari," kata Aam.
Jadi, upaya menembak awan ini bukan hanya tugas satu lembaga. Kolaborasi antara BNPB, BMKG, TNI AU, dan pemerintah daerah diharapkan bisa menjadi tameng bersama menghadapi ancaman cuaca ekstrem yang kian sering terjadi.
Artikel Terkait
Bank Mandiri Luncurkan Fitur DHE Tracker untuk Permudah Pengelolaan Dana Ekspor SDA
Kadin Siapkan Kajian MBGnomics untuk Ukur Dampak Ekonomi Program Makanan Gratis
BRI Gelar Buka Puasa Bersama Pemred, Bahas Kolaborasi dan Dukung Jurnalisme Berkualitas
Pengadilan Perdagangan AS Tegaskan Importir Berhak Pengembalian Tarif Resiprokal Era Trump