Jakarta – Persoalan kesehatan jiwa anak yang ramai dibicarakan belakangan ini, menurut Menteri PPPA Arifah Fauzi, jelas bukan urusan satu kementerian semata. Butuh kerja barengan. Itulah mengapa, Kamis (5/3/2026) lalu, sembilan kementerian dan lembaga akhirnya duduk bersama dan menandatangani Surat Keputusan Bersama.
Rapat itu sendiri digelar di Kantor Kemenko PMK. Arifah, usai acara, terlihat cukup lega. Berbagai kasus yang mencuat akhir-akhir ini, akunya, memang jadi perhatian serius pemerintah. Dorongan untuk berkoordinasi pun menguat.
"Kasus-kasus yang terjadi ini menjadi perhatian khusus dari kami," ujar Arifah.
Ia bercerita, awalnya ia 'curhat' kepada Menteri Kesehatan dan Menteri Pendidikan. Tak lupa, ia juga menyampaikan keresahannya ke Kemendagri. "Akhirnya terlaksanalah pada hari ini," tambahnya.
Memang, kalau dirunut, masalah kesehatan mental anak ini jaringannya sangat luas. Soal pendidikan, layanan kesehatan, sampai ke peran pemerintah daerah, semuanya saling berkait. Makanya, penanganannya mustahil dilakukan sendirian.
Artikel Terkait
Mendagri Minta Pemda Alokasikan Anggaran untuk Kesehatan Jiwa Anak dan Remaja
Kecelakaan Beruntun 10 Kendaraan di Tol Cipularang Tewaskan Dua Orang
Volvo ES90 Resmi Meluncur di Indonesia, Tawarkan Jarak Tempuh 661 Km
Tabrakan Beruntun 10 Kendaraan di Tol Cipularang Tewaskan Dua Orang