Dampaknya, sejumlah warga terpaksa mengungsi. "Ada 12 kepala keluarga dari Tegal Alur dan 8 KK dari Rawa Terate yang mengungsi sementara," jelas Yohan. Totalnya, sekitar 43 jiwa harus meninggalkan rumah mereka.
Bukan cuma banjir. Hujan lebat dan angin kencang juga menyebabkan lima pohon tumbang di tiga wilayah kota. Untungnya, tak ada korban jiwa. Namun kerugian materiil tetap terjadi; satu rumah di Kelapa Gading tertimpa pohon, dan sebuah pohon lainnya sempat mengenai kabel PLN di daerah Kapuk.
Lalu, jalan mana saja yang masih sulit dilalui? Daftarnya panjang. Dari Jalan HBR Motik di Jakarta Pusat yang terendam 15 cm, hingga Jalan Gunung Sahari di Pademangan Barat yang genangannya mencapai 70 cm. Beberapa titik seperti di depan Pelabuhan Nizam Zachman (40 cm) dan sepanjang Jalan Hayam Wuruk (50 cm) masih jadi titik rawan bagi kendaraan.
Kondisi ini tentu mengganggu aktivitas warga. Meski hujan sudah reda, butuh waktu lebih lama bagi air untuk benar-benar mengalir dan surut. BPBD masih terus memantau dan berkoordinasi untuk penanganan lebih lanjut.
Artikel Terkait
Puncak Arus Balik Libur Isra Mikraj Diprediksi Capai 197 Ribu Kendaraan
Geliat Industri 2026: 1.236 Pabrik Baru Siap Serap 218 Ribu Pekerja
Pendaftaran SIPSS Polri 2026 Dibuka, Cuma Sampai 22 Januari
Persib Berburu Bek PSG, Kurzawa Didekati untuk Perkuat Lini Belakang