Kekompakan itu akan dipamerkan di Indonesia Pavilion bertema "Indonesia Endless Horizons". Paviliun ini rencananya jadi etalase lengkap, mulai dari arah pembangunan, peluang investasi, sampai agenda serius seperti hilirisasi dan transisi ke ekonomi hijau. Semua dikemas dalam satu paket.
Kebetulan, tema WEF Davos 2026 adalah 'A Spirit of Dialogue'. Tema itu sejalan banget dengan posisi Indonesia yang memang mengedepankan dialog dan kolaborasi, terutama untuk menghadapi ancaman perlambatan ekonomi global. Situasi dunia yang serba tak pasti ini justru membuat pendekatan kita jadi relevan.
Jadi, kombinasi inilah yang diharapkan: promosi investasi yang solid, kehadiran konsisten di forum dunia, plus sentuhan budaya yang memorable. Targetnya bukan cuma menarik dana yang jumlahnya besar. Tapi investasi berkualitas, yang berkelanjutan dan benar-benar berdampak membuka lapangan kerja sekaligus mentransformasi industri dalam negeri.
"Davos itu panggung penting," tegas Rosan.
"Untuk menyampaikan pesan bahwa reformasi kebijakan dan perbaikan iklim usaha di kita itu nyata dan terus berjalan."
Jadi, tahun depan, siap-siap lihat Indonesia bersinar di Davos dengan caranya sendiri. Bukan cuma dengan grafik pertumbuhan, tapi juga dengan tarian, musik, dan kekayaan budaya yang bercerita.
Artikel Terkait
Persib Berburu Bek PSG, Kurzawa Didekati untuk Perkuat Lini Belakang
MilkLife Soccer Challenge Semarang: Bibit Masa Depan Timnas Putri Bersinar di Lapangan
Trump Guncang Wall Street dengan Wacana Batas Bunga Kartu Kredit
Arus Balik Libur Panjang: 157 Ribu Kendaraan Masuk Jakarta dalam Sehari