Sebagai langkah pencegahan, pemerintah Qatar mulai mengevakuasi warga yang rumahnya berada di sekitar kompleks Kedutaan Besar Amerika Serikat di Doha. Tindakan ini diambil demi alasan keamanan publik.
Lewat sebuah pernyataan yang diunggah di platform X, Kementerian Dalam Negeri Qatar menjelaskan situasinya. Mereka menyebut pihak berwenang sedang bertindak.
"Dalam rangka menjaga keamanan publik, Kementerian Dalam Negeri mengumumkan bahwa pihak berwenang terkait sedang mengevakuasi warga yang tinggal di sekitar Kedutaan Besar AS sebagai tindakan pencegahan sementara," begitu bunyi pernyataan resmi mereka, seperti dilaporkan Aljazeera, Kamis (5/3/2026).
Tak hanya mengosongkan area, pemerintah juga sudah menyiapkan tempat tinggal sementara bagi para warga yang terdampak. "Akomodasi yang sesuai telah disediakan bagi mereka sebagai bagian dari tindakan pencegahan yang diperlukan," tambah pernyataan itu.
Langkah Qatar ini tentu punya konteks. Belakangan, sejumlah fasilitas AS di kawasan Timur Tengah jadi sasaran. Beberapa hari terakhir, serangan drone Iran dilaporkan menargetkan Kedutaan Besar AS di Arab Saudi dan Kuwait, plus konsulatnya di Dubai. Tak cuma itu, pangkalan militer AS di region itu juga ikut diserang.
Serangkaian serangan Iran ini disebut-sebut sebagai aksi balasan. Pemicunya adalah serangan gabungan AS dan Israel yang sebelumnya terjadi, yang kemudian dibalas Iran dengan menggencarkan tembakan ke fasilitas militer dan diplomatik Amerika di beberapa negara.
Artikel Terkait
Ekspor Unggas Indonesia Tembus Rp18,2 Miliar di Triwulan I 2026
423 Tenaga Pendukung Haji Ikuti Bimtek Jelang Sambut Kloter Pertama di Madinah
Rabiot Bawa Milan Menang Tipis 1-0 atas Verona, Naik ke Posisi Dua
Menteri Serukan PMII Naik Kelas untuk Jawab Tantangan Kemiskinan dan Ketimpangan