BYD ternyata sudah mencatatkan penjualan yang luar biasa di Indonesia, jauh sebelum pabriknya nanti berdiri di Subang. Bayangkan, sepanjang 2025 saja, mereka berhasil menjual 54 ribu unit mobil listrik. Angka yang cukup fantastis, bukan?
Liu Xueliang, sang General Manager Asia Pacific Sales, tak menyembunyikan rasa bangganya. Menurutnya, angka itu bukan sekadar statistik belaka, melainkan bukti nyata bahwa masyarakat Indonesia mulai percaya dan menerima brand beserta teknologinya.
"Ini adalah landasan berharga untuk investasi jangka panjang kami di sini," ujarnya.
Pencapaian itu tentu tidak datang tiba-tiba. Strategi ekspansi jaringan mereka berjalan sangat agresif. Faktanya, hingga awal tahun ini, lebih dari 80 diler sudah tersebar di berbagai kota. Dan rencananya, akan lebih banyak lagi.
"Di tahun 2026 kami akan membuka lebih banyak outlet di Indonesia. Tujuannya sederhana, agar konsumen bisa lebih dekat menjangkau layanan kami," terang Liu dalam sebuah pertemuan dengan awak media Indonesia di Zhengzhou, Kamis lalu.
Di sisi lain, pemilihan model yang tepat juga punya andil besar. Beberapa model seperti BYD M6, Sealion 7, dan Atto 1 disebut-sebut sangat digemari di pasar lokal.
Liu menambahkan, "Ini sejalan dengan komitmen kami. Intinya, setiap customer di Indonesia bisa menemukan 'dream car'-nya di BYD."
Artikel Terkait
Menteri Purbaya Turun Langsung Pantau Perbaikan Coretax
45 RT dan 21 Ruas Jalan di Jakarta Masih Terendam, Warga Mulai Mengungsi
Demi Lovato Temukan Ketenangan di Dapur Setelah Perang Panjang dengan Gangguan Makan
Serpihan Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Perbatasan Maros-Pangkep