Grup Piala AFF 2026 memang tidak mudah bagi Singapura. Mereka harus berhadapan dengan Indonesia dan Vietnam, dua raksasa di kawasan, plus Kamboja serta pemenang play-off Brunei vs Timor Leste. Tapi, pelatih mereka, Gavin Lee, justru tak terlihat gentar. Malah, ada semangat lain yang terpancar dari pelatih berusia 35 tahun itu.
Bagi Lee, grup berat ini justru jadi kesempatan emas. "Ini akan sulit," akunya tanpa basa-basi di Jakarta, Minggu (18/1/2026).
"Tapi sebelum undian pun kami sudah tahu bahwa turnamen ini akan berat. Tidak akan ada pertandingan atau grup yang mudah."
Lalu apa untungnya? Rupanya, semua ini adalah bagian dari rencana besar. Lee memandang kejuaraan regional ini sebagai panggung pemanasan yang ideal. Target utamanya adalah Piala Asia 2027. Menghadapi tekanan melawan tim-tim tangguh seperti Indonesia dan Vietnam diyakini akan menguji mental dan taktik anak asuhnya, The Lions, sebelum terjun ke kompetisi yang lebih tinggi levelnya.
"Sebagai bagian dari persiapan kami menuju Piala Asia, kami ingin mendapat tekanan, ingin diuji, dan ingin berada di situasi yang tidak nyaman," jelas Lee. "Saya rasa hasil undian ini benar-benar memenuhi beberapa tujuan tersebut."
Artikel Terkait
Dari Dapur Rumah ke Pasar Frozen: Kisah Kebab Endul Bertahan di Tengah Guncangan Ekonomi
Banjir Mengganas, Ribuan Jiwa di Jawa Tengah Terjebak Genangan
Helikopter Israel Jatuh Saat Dievakuasi, Tak Ada Korban Jiwa
Ditantara Siasati Badai Geopolitik demi Jaga Minat Investor