"Tapi yang mereka benci itu kalau ketidakpastiannya terlalu tinggi. Itu susah diukur, susah dimitigasi."
Persaingan ketat dengan negara tetangga jadi tantangan lain. Malaysia dan Thailand, misalnya, juga sama-sama ngotot menarik investor, terutama di sektor strategis seperti pusat data atau data center.
Namun begitu, Indonesia bukan tanpa modal. Rosan menyebut beberapa keunggulan yang bisa diandalkan. Harga listrik kita relatif lebih murah, bonus demografi masih terbuka lebar, dan yang paling penting: stabilitas nasional terjaga dengan baik.
"Stabilitas di negara kita sangat-sangat bagus," tegas Rosan.
"Itu semua aset berharga. Kita tidak boleh terlena, tapi justru harus terus tingkatkan."
Jadi, di tengah badai ketegangan global, strateginya jelas: perbaiki yang di dalam, jaga keunggulan yang ada, dan pastikan investor merasa aman untuk menanamkan modalnya di sini.
Artikel Terkait
AFF 2026: Momentum Garuda Hancurkan Status Spesialis Runner-Up
Hujan Ekstrem dan Rob Rendam 80 Persen Jakarta Utara
Oki Rengga Sibuk Syuting, Grup Agak Laen Mulai Resah
Prabowo Bertolak ke Eropa, Akan Temui Raja Charles dan Berpidato di Forum Ekonomi Dunia