begitu bunyi salah satu catatan dari laporan pertandingan. Akurasi operannya mencapai 87 persen, angka yang terbilang tinggi untuk seorang bek tengah.
Meski kalah, performa individu Idzes tidak buruk. Pemain 25 tahun itu meraih rating 6,9. Lumayanlah. Yang menarik, rating terendah di kubu Sassuolo justru dipegang Aster Vranckx dengan nilai 6,2.
Kekalahan ini membuat posisi Sassuolo di klasemen tak beranjak jauh. Mereka masih tertahan di urutan ke-11 dengan 23 poin, hasil dari enam kemenangan, lima seri, dan sepuluh kekalahan. Perjalanan masih panjang.
Laga berikutnya akan jadi kesempatan mereka untuk bangkit. Sassuolo dijadwalkan menjamu Cremonese di Mapei Stadium, Reggio Emilia, pada 25 Januari 2026 nanti. Bisa jadi momentum untuk mengembalikan kepercayaan diri.
Artikel Terkait
Bank Mandiri Luncurkan Fitur DHE Tracker untuk Permudah Pengelolaan Dana Ekspor SDA
Kadin Siapkan Kajian MBGnomics untuk Ukur Dampak Ekonomi Program Makanan Gratis
BRI Gelar Buka Puasa Bersama Pemred, Bahas Kolaborasi dan Dukung Jurnalisme Berkualitas
Pengadilan Perdagangan AS Tegaskan Importir Berhak Pengembalian Tarif Resiprokal Era Trump