Di sisi lain, pihak Transjakarta juga angkat bicara. Tjahyadi DPM, Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan dan Hubungan Masyarakat Transjakarta, mengonfirmasi insiden tersebut.
“Kami mengonfirmasi bahwa hal itu benar terjadi. Mengingat adanya aspek pidana, petugas kami di lapangan sudah mengamankan pelaku dan langsung menyerahkannya ke pihak kepolisian untuk diproses secara hukum,” jelas Tjahyadi dalam keterangan resminya, Jumat.
Ia mengungkapkan, perusahaan terus melakukan pembekalan dan evaluasi rutin kepada petugas lapangan. Tujuannya jelas: memperketat pengawasan agar kejadian serupa bisa dicegah di masa datang.
“Kami sangat mengapresiasi keberanian pelanggan yang peduli dan langsung melapor ke petugas saat kejadian. Hal ini sangat membantu kami menjaga keamanan di dalam bus,” tambahnya.
Tak hanya itu, Tjahyadi menegaskan komitmen perusahaan. Transjakarta, katanya, bakal terus berupaya menjaga kenyamanan dan sama sekali tidak akan memberi toleransi pada tindakan asusila apa pun di dalam kendaraannya.
Artikel Terkait
Raissa Anggiani Tutup Tur Album dengan Penampilan Spesial di Jakarta
Miliano Jonathans Tinggalkan Utrecht, Berlabuh di Rotterdam Demi Menitih Karier
Kadin Soroti Daya Saing, UMP 2026 Dinilai Bisa Pengaruhi Minat Investor
Ribuan Peziarah Serbu Makam Habib Ali Kwitang di Momen Isra Miraj