Lalu, apa modusnya? Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, sebelumnya sudah memberi sinyal. Saat dihubungi terpisah, Fitroh menyebut kasus ini berakar pada praktik suap.
Jadi, intinya begini: ada dugaan permainan untuk memangkas nilai pajak, dan imbalannya tidak main-main. Logam mulia dan uang tunai dalam berbagai mata uang yang disita itu menjadi bukti nyata betapa besarnya nominal yang berputar. Kini, semua mata tertuju pada proses penyelidikan berikutnya.
(NIA DEVIYANA)
Artikel Terkait
Kebijakan WFH ASN Turunkan Jumlah Penumpang LRT Jabodebek 10 Persen
Arbeloa Tegaskan Real Madrid Tak Akan Menyerah di Pengejaran Gelar La Liga
BSI Proyeksikan 83% Jamaah Haji Reguler 2026 adalah Nasabah Tabungan Haji
Tiang Listrik Keropos Ambruk di Mangga Besar, Lalu Lintas Sempat Lumpuh