Lalu, apa modusnya? Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, sebelumnya sudah memberi sinyal. Saat dihubungi terpisah, Fitroh menyebut kasus ini berakar pada praktik suap.
Jadi, intinya begini: ada dugaan permainan untuk memangkas nilai pajak, dan imbalannya tidak main-main. Logam mulia dan uang tunai dalam berbagai mata uang yang disita itu menjadi bukti nyata betapa besarnya nominal yang berputar. Kini, semua mata tertuju pada proses penyelidikan berikutnya.
(NIA DEVIYANA)
Artikel Terkait
Iran Siap Balas Serangan AS dengan Target Pangkalan Militer dan Jalur Pelayaran
Puncak Karier Maulina di Piala Asia 2022: Ini Momen yang Takkan Terlupakan
Rizky Ridho Pasang Janji: Kami Tunggu di Jakarta
Dwiki Dharmawan Luncurkan Anagnorisis, Album Kolaborasi yang Diapresiasi sebagai Misi Budaya