Puncak Karier Maulina di Piala Asia 2022: Ini Momen yang Takkan Terlupakan

- Minggu, 11 Januari 2026 | 20:36 WIB
Puncak Karier Maulina di Piala Asia 2022: Ini Momen yang Takkan Terlupakan

Bagi Maulina Novryliani, ada satu momen yang takkan pernah pudar dari ingatannya: putaran final Piala Asia Wanita 2022 di India. Saat itu, ia berdiri di puncak perjalanan kariernya membela Timnas Wanita Indonesia. Sebagai pemain, rasanya itu adalah pencapaian tertinggi.

Memang, tahun 2022 itu bersejarah buat Garuda Pertiwi. Setelah absen selama 33 tahun, Indonesia akhirnya kembali bisa berlaga di ajang bergengsi tersebut. Meski akhirnya harus terdampar di dasar klasemen grup dan tak bisa menunjukkan performa terbaik, tapi bagi para pemain, kehadiran di sana sudah merupakan sejarah sendiri. Mereka berhasil membawa nama sepak bola wanita Indonesia ke pentas Asia, berhadapan langsung dengan bintang-bintang kelas dunia.

Di Community Center Pamulang, Rabu (7/1), Maulina yang akrab disapa Cici berbagi cerita dengan penuh semangat.

"Yang paling membekas itu pas Piala Asia Wanita 2022 India ya," ujarnya.

"Soalnya sebelumnya saya cuma membela tim di AFF. Level tertinggi yang pernah saya rasakan ya cuma sampai AFC. Jadi yang di India kemarin itu benar-benar dikenang banget, gitu."

Rasa bangga itu jelas terpancar. "Bangga banget pasti," lanjutnya. "Apalagi saya sudah senior banget. Ya, rezeki memang belum lolos lebih jauh. Tapi setidaknya kami sudah memberi yang terbaik buat Indonesia."

Namun begitu, turnamen megah itu sekaligus menjadi perpisahan. Buat Maulina, Piala Asia 2022 adalah event terakhirnya mengenakan jersey Merah Putih. Setelah membela timnas sejak 2004, di situlah Cici memutuskan untuk gantung sepatu.

Dirinya merasa sudah cukup. Panggung AFC, meski belum sampai ke Piala Dunia, sudah ia rasakan. Kini, ia memilih jalur yang berbeda: fokus membantu perkembangan sepak bola wanita Indonesia dari balik layar.

"Momen terakhir bermain ya di 2022 itu. Udah, cukup. Sudah merasakan event AFC, dan itu pencapaian terbaik menurut saya," kata Coach Cici, yang kini menjabat sebagai asisten pelatih Timnas Wanita Indonesia.

Pilihannya kini jelas. "Balik lagi ke staf, melihat program-program FIFA yang banyak untuk sepak bola Indonesia. Ya udah, kita coba dulu aja membangun dari situ," pungkas Maulina, menutup pembicaraan.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar