Tanggapan Gus Nur soal kunjungan Eggi Sudjana dan Damai Lubis ke rumah Jokowi di Solo cukup keras. Ia memakai analogi pertandingan untuk menggambarkan situasi ini.
"Kalau ibarat pertandingan, yang jelas Bang Eggi dan Bang Damai Lubis kalah telak. Bisa dibilang 1-0, atau bahkan 10-0. Lebih parah lagi, 1000-0," ujarnya.
Menurut Gus Nur, sebenarnya Eggi pasti ingin pertemuan itu dirahasiakan. Tapi siapa yang membocorkan? "Saya yakin yang membocorkan adalah Projo," tegasnya.
Ia lalu mengungkap kondisi Eggi Sudjana yang disebutnya sedang tidak sehat. Rencananya, Eggi mau berobat ke luar negeri. Sayangnya, ia dicekal oleh Imigrasi setelah statusnya menjadi tersangka dalam kasus ijazah Jokowi. Nah, inilah yang diduga jadi alasan kedatangannya: meminta Jokowi mencabut cekal tersebut.
Alasan itu bagi Gus Nur sama sekali tak masuk akal. "Ini alasan yang tidak bisa diterima," katanya. "Jokowi itu bukan siapa-siapa dalam urusan ini. Urusan cekal mencekal kan ranahnya Imigrasi, bukan di Solo."
Suasana kekecewaan sangat terasa dalam pernyataannya selanjutnya. Gus Nur melihat ini sebagai bagian dari strategi politik yang licin. "Saya kecewa. Inilah cara strategi politik pecah belah. Rezim Jokowi memang mahir kalau urusan memecah-belah perjuangan," ucapnya dengan nada getir.
Di akhir, ia menyatakan sikap yang sangat teguh, bahkan dengan nada sedikit hiperbolis. "Ya silakan saja kalau semua pada akhirnya jadi 'Termul'. Seandainya seluruh penduduk bumi ini sowan ke rumah Jokowi, saya akan tetap sendiri. Tidak akan ke sana. Haram!"
Pernyataan Gus Nur ini ternyata masih panjang. Untuk paparan lengkapnya, bisa disimak dalam video yang beredar.
Egi Sujana datangi Jokowi Gusnur ditawari ganti rugi?gusnur : intinya walau semua jadi termul, saya tetep dengan pendirian saya
5tePh3N (@P3gEl) January 11, 2026
Artikel Terkait
Inter Milan Tundukkan Cagliari 3-0, Pertahankan Puncak Klasemen Serie A
Timnas Voli Putri Indonesia Masuk Grup Neraka di AVC Womens Cup 2026
Empat Kandidat Siap Perebutkan Tiket Final Conference League 2026 di Leipzig
Penyidik Polda Sumut Geledah Kantor Diskominfo Tebing Tinggi Usai OTT