Nah, di sinilah penjelasannya. Gubernur langsung menegaskan bahwa kekhawatiran itu tak akan terjadi. Menurutnya, kedua opsi akan tetap tersedia bagi warga.
“Jalan kaki di bawah tetap dibuka, kemudian di atas sebagai alternatif pilihan. Jadi tetap, tidak ada yang ditutup,”
pungkas Pramono tegas.
Jadi, intinya, warga punya pilihan. Mau yang cepat lewat atas, atau yang langsung lewat bawah, silakan. Yang jelas, akses untuk semua kalangan, termasuk difabel, jadi pertimbangan utama dalam proyek pembangunan kembali ini.
Artikel Terkait
Kapolri Listyo Sigit Prabowo Minta Maaf atas Gesekan Polisi-Masyarakat
Dr. Tifa Luncurkan Buku Otak Politik Jokowi Hasil Riset Neuropolitika
Anak Gajah Liar Ditemukan Mati Diduga Akibat Jerat di Taman Nasional Tesso Nilo
Praktisi Hukum Soroti Rekrutmen sebagai Dosa Pertama Reformasi Polri