Statistik musim ini memang mendukung Laskar Kie Raha. Mereka, bersama Persija, adalah tim paling produktif dengan 32 gol. Yang menarik, gol-gol itu dicetak oleh sembilan pemain berbeda. David da Silva sendiri sudah menyumbang tujuh gol, dibayangi Ciro Alves (6) dan duet Yakob serta Tyronne del Pino yang masing-masing lima gol.
Namun, Persebaya juga bukan lawan sembarangan. Mereka sedang menikmati tren sembilan laga tanpa kekalahan. Dua kemenangan beruntun dalam laga terakhir menunjukkan peningkatan performa. Posisi di klasemen? Malut United saat ini nangkring di peringkat empat dengan 34 poin, sementara Persebaya tak jauh di belakang, di posisi tujuh dengan 25 poin.
Sejarah pertemuan musim lalu cukup berwarna. Malut United menang 2-0 di Surabaya, sementara pertemuan di Jakarta berakhir tanpa gol. Tapi bagi Hendri Susilo, itu semua sudah jadi sejarah. "Itu masa lalu. Kami fokus pada persiapan untuk laga besok," tutupnya.
Sabtu nanti, semua akan dijawab di lapangan hijau. Siapakah yang akan keluar sebagai pemenang?
Artikel Terkait
Departemen Keuangan Siap Ganti Rugi Tarif Trump, Tapi Prosesnya Bisa Tahan Bertahun-tahun
JPMorgan Siap Hidupkan Kembali Kantor Caracas, Menyambut Era Baru Minyak Venezuela
Anggaran Aceh Tak Dipangkas, Prabowo Beri Lampu Hijau di Tengah Bencana
Medvedev Peringatkan Eropa dengan Video Serangan Rudal Hipersonik ke Ukraina