"Serat itu memperlambat pencernaan dengan menyerap air dan membentuk semacam gel di usus," jelas Stoddard.
Gel ini secara fisik memperlambat proses pencernaan, memperpanjang rasa kenyang, sekaligus menjaga kadar gula darah tetap stabil sehingga mencegah lapar mendadak.
Untuk sumber serat, kamu bisa pilih oat, biji chia, aneka kacang-kacangan, lentil, apel, atau kubis Brussel. Kombinasikan juga dengan karbohidrat kompleks seperti beras merah, quinoa, atau sayuran bertepung semacam ubi jalar dan jagung.
Jangan Buru-buru, Beri Otak Waktu 20 Menit
Selain memilah asupan, ada hal sederhana yang penting: beri waktu bagi otak untuk menyadari bahwa kita sudah kenyang. Butuh sekitar 20 menit bagi sinyal kenyang dari perut sampai ke otak. Jadi, makanlah dengan perlahan.
Upayakan juga untuk fokus saat makan. Jangan sambil bekerja atau menonton, karena hal itu sering bikin kita makan berlebihan tanpa sadar.
Terakhir, coba lakukan aktivitas ringan setelah makan. Jalan kaki 10-15 menit saja sudah cukup membantu menstabilkan gula darah. Gampang, kan?
Artikel Terkait
Satgas Beri Peringatan Terakhir ke 20 Perusahaan Sawit dan Tambang Penunggak Denda
Target 82,9 Juta Penerima: Program Makan Bergizi Gratis Pacu Kualitas Jelang 2026
Rizki Juniansyah Naik Jadi Kapten, 52 Medali SEA Games TNI Dibayar Kenaikan Pangkat
Pohon-Pohon Bercerita: Video Mapping Meriahkan Malam di Sesar Lembang