AS Ambil Alih Venezuela, Maduro Ditangkap dan Dibawa ke New York
Langit di atas Caracas tiba-tiba berubah jadi terang benderang Sabtu dini hari. Bukan fajar, tapi serangan militer Amerika Serikat yang mengguncang bandara dan pelabuhan. Kota itu pun langsung dilanda kepanikan.
Dari Mar-a-Lago di Florida, Presiden Donald Trump mengonfirmasi aksi militer tersebut. Lebih dari itu, dia menyatakan Amerika Serikat akan mengambil alih pemerintahan Venezuela. "Kami akan menjalankan roda pemerintahan di sana untuk sementara waktu," ujarnya dalam konferensi pers.
Trump tak menyebut batas waktu yang jelas. Namun begitu, dia memberi sinyal bahwa pemerintahan akan dikembalikan suatu hari nanti. Syaratnya, harus ada transisi yang dia sebut "tepat dan bijaksana". Rinciannya? Itu dia simpan untuk dirinya sendiri.
Di sisi lain, sanksi embargo minyak terhadap Caracas tetap diberlakukan Washington. Kebijakan lama itu tidak dicabut.
Artikel Terkait
Pramono Anung Siap Resmikan Taman Bendera Pusaka dengan Jogging Track 1,2 Km
Prabowo Desak Kabinet Percepat Pembangunan Kampung Nelayan
Prasetyo Buka Peluang Anak Jalanan dan Disabilitas Masuk Program Makan Gratis
Prasetyo Hadi Bocorkan Anggaran Fantastis untuk Tanggap Bencana 2026