AS Ambil Alih Venezuela, Maduro Ditangkap dan Dibawa ke New York
Langit di atas Caracas tiba-tiba berubah jadi terang benderang Sabtu dini hari. Bukan MURIANETWORK.COM, tapi serangan militer Amerika Serikat yang mengguncang bandara dan pelabuhan. Kota itu pun langsung dilanda kepanikan.
Dari Mar-a-Lago di Florida, Presiden Donald Trump mengonfirmasi aksi militer tersebut. Lebih dari itu, dia menyatakan Amerika Serikat akan mengambil alih pemerintahan Venezuela. "Kami akan menjalankan roda pemerintahan di sana untuk sementara waktu," ujarnya dalam konferensi pers.
Trump tak menyebut batas waktu yang jelas. Namun begitu, dia memberi sinyal bahwa pemerintahan akan dikembalikan suatu hari nanti. Syaratnya, harus ada transisi yang dia sebut "tepat dan bijaksana". Rinciannya? Itu dia simpan untuk dirinya sendiri.
Di sisi lain, sanksi embargo minyak terhadap Caracas tetap diberlakukan Washington. Kebijakan lama itu tidak dicabut.
Nasib Presiden Nicolas Maduro pun sudah diputuskan. Menurut Trump, Maduro dan istrinya, Cilia Flores, telah ditangkap dan sedang dibawa ke Amerika. Mereka akan menghadapi serangkaian dakwaan berat, mulai dari narkoba hingga senjata.
"Dia diperkirakan tiba di New York nanti malam," kata Trump.
Kapal perang USS Iwo Jima disebut-sebut sebagai kendaraan yang membawa mantan pemimpin Venezuela itu.
Gelombang reaksi pun bermunculan. Maria Corina Machado, tokoh oposisi vokal, langsung menyerukan pelantikan Edmundo Gonzalez Urrutia. Dia adalah kandidat presiden dari kubu oposisi.
Tapi pemerintah Venezuela punya suara lain. Menteri Luar Negeri negara itu bersikukuh, tegas sekali, bahwa Nicolas Maduro tetaplah presiden yang sah. Situasinya jadi makin rumit, dan dunia kini menunggu babak selanjutnya.
Artikel Terkait
Penjualan Mobil Nasional Melonjak 55 Persen pada April 2026, Gaikindo Optimistis Industri Otomotif Tumbuh Solid
Menkeu: Aturan DHE SDA Perkuat Likuiditas Bank Himbara, tapi Harga Saham Belum Bergerak
Harga Pangan Senin: Cabai Merah dan Daging Ayam Ras Melonjak Tajam, Cabai Rawit Hijau Justru Anjlok
Investasi Global AI Tembus Rp10.300 Triliun pada 2025, Melonjak 129,9 Persen