Waspada, Cuaca Jabodetabek Bakal Memburuk Siang Nanti
Senin ini (29/12/2025), warga Jabodetabek sebaiknya bersiap-siap. Cuaca diperkirakan bakal kurang bersahabat, terutama mulai siang sampai sore hari. Imbauan ini datang langsung dari BMKG yang memantau perkembangan kondisi atmosfer di wilayah kita.
Kalau pagi ini langit cuma terlihat kelabu dengan awan tebal, jangan terkecoh. Faktanya, hujan ringan sudah berpotensi mengguyur Kepulauan Seribu. Dan seiring matahari naik, kemungkinan hujan itu bakal meluas ke titik-titik lain di sekitar ibu kota.
Nah, masalahnya bakal makin seru ketika siang tiba. Intensitas hujan diprediksi meningkat. Bukan cuma gerimis, sebagian besar wilayah Jabodetabek berpeluang diguyur hujan ringan sampai sedang. Bahkan, waspadai juga hujan deras yang mungkin mengguyur beberapa titik.
Wilayah mana saja yang harus ekstra siaga? Menurut prakiraan, Jakarta Barat dan Selatan, Kabupaten Tangerang, lalu Kota Tangerang Selatan perlu bersiap. Begitu pula dengan Kota dan Kabupaten Bogor, Bekasi, serta Depok. Di sini, hujan lebat sangat mungkin terjadi.
Namun begitu, yang perlu diantisipasi bukan cuma airnya. Hujan ini berpotensi diiringi oleh "teman-teman" buruknya: kilat atau petir dan angin kencang. Fenomena ini paling mungkin terjadi di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Tangerang Selatan, Tangerang, dan Bogor. Jadi, kalau ada rencana keluar rumah pada jam-jam tersebut, pertimbangkan lagi.
Dari sisi suhu, Bogor tetap menjadi kawasan paling sejuk dengan kisaran 20 sampai 28 derajat Celsius. Sementara wilayah lain di Jabodetabek bakal lebih hangat, sekitar 24 hingga 30 derajat. Kelembapannya juga tinggi, lho, mencapai 72-96%. Kondisi lembab seperti inilah yang bikin awan hujan gampang banget terbentuk.
Intinya, masyarakat diminta untuk tetap waspada. Antisipasi genangan atau banjir, khususnya di lokasi yang rawan. Kalau terpaksa beraktivitas di luar, hati-hati sekali saat hujan deras datang dibarengi angin kencang dan petir. Di sisi lain, pemerintah daerah dan instansi terkait juga diharap terus memantau. Tujuannya jelas: meminimalkan segala risiko dampak bencana yang mungkin timbul dari cuaca ekstrem ini.
Artikel Terkait
Polisi Tangkap Perempuan yang Ambil Ponsel Korban di Bilik Photobox Cempaka Putih, Satu Pelaku Masih Diburu
Prabowo Ungkap Alasan Emosional di Balik Kedekatannya dengan Kebumen, Panen Raya Udang Capai Level Dunia
Persib Bandung Hadapi Persijap Jepara di Laga Penentu Gelar Juara, Cukup Imbang untuk Juara Tiga Kali Beruntun
Presiden Prabowo Panen Raya Udang Vaname di Tambak Modern Kebumen, Target Capai 75 Ton