Namun begitu, jangan dulu meremehkan. Film fiksi ilmiah ini punya daya tahan yang biasanya kuat. Dengan anggaran produksi yang sangat besar, mereka butuh performa jangka panjang. Dan itu adalah arena dimana film Cameron seringnya jago.
Soal anggaran, angkanya fantastis. Biaya produksinya saja mencapai 350 juta dolar. Belum lagi sekitar 150 juta dolar untuk promosi ke seluruh dunia. Total setengah miliar dolar!
Sejauh ini, perjalanannya cukup mulus. Secara domestik, Fire and Ash sudah mengumpulkan 153 juta dolar. Kalau digabung dengan pasar global, totalnya melonjak jadi 544 juta dolar. Mereka masih punya waktu untuk mengejar.
Jadi, pertarungan di box office akhir tahun ini masih panas. Avatar 3 memimpin, tapi Marty Supreme menunjukkan taring. Kita lihat saja nanti akhir pekan ini, apakah Cameron bisa tetap di puncak.
Artikel Terkait
Pegasus 3 Kuasai Box Office Global Maret 2026 dengan Pendapatan Rp10,34 Triliun
Ekspor Indonesia Tumbuh 2,19% di Awal 2026, Ditopang Sektor Nonmigas
Pemprov DKI Terapkan WFH Jumat, ASN Pelayanan Publik Tetap Wajib ke Kantor
Indonesia Kutuk Serangan ke Pasukan Perdamaian di Lebanon, Desak PBB Selidiki Israel