MAKASSAR Geliat PSM Makassar di bursa transfer mulai terasa. Setelah fokus mencari penyerang, kini manajemen dan pelatih Tomas Trucha mengalihkan pandangan ke lini belakang. Sektor pertahanan, khususnya sisi kanan, dinilai butuh darah segar. Dan satu nama sudah muncul ke permukaan.
Todor Todoroski. Bek kanan asal Makedonia Utara itu disebut-sebut masuk dalam radar Juku Eja.
Menurut kabar yang beredar dari akun Instagram @transfermarkt.co.id, Todoroski adalah opsi konkret yang sedang digarap. Pemain 26 tahun itu saat ini masih membela Flamurtari FC di Liga Super Albania. Profilnya dianggap cocok untuk mengisi celah di pertahanan kanan PSM.
"PSM Makassar tengah melirik opsi anyar di sektor bek kanan dengan membidik Todor Todoroski. Pemain berusia 26 tahun asal Makedonia Utara itu saat ini masih tampil reguler di Liga kasta tertinggi Albania bersama Flamurtari FC. Profilnya dinilai cocok untuk memperkuat sisi kanan pertahanan Juku Eja," begitu bunyi postingan tersebut.
Lantas, apa yang membuat Todoroski spesial?
Untuk Flamurtari, ia adalah andalan. Musim ini, catatannya cukup bagus: 15 penampilan di semua ajang, plus dua gol. Angka yang tak buruk untuk seorang bek.
Tapi yang mungkin lebih menarik bagi Tomas Trucha adalah fleksibilitasnya. Todoroski bukan cuma bek kanan murni. Dia juga bisa diplot sebagai gelandang kanan. Karakter pemain serba bisa seperti ini tampaknya sangat disukai pelatih asal Ceko itu, yang dikenal gemar dengan pemain agresif dan punya disiplin bertahan baik.
Di sisi lain, pengalaman internasionalnya jadi nilai tambah yang signifikan. Todoroski sudah enam kali membela Timnas Makedonia Utara. Dia pernah merasakan atmosfer UEFA Nations League dan Kualifikasi Piala Dunia. Pengalaman di level Eropa seperti itu tentu berharga untuk PSM, yang kerap goyah menghadapi tekanan dalam laga-laga besar.
Usianya, 26 tahun, juga terbilang ideal. Cukup matang secara fisik dan mental, tapi masih punya ruang untuk berkembang lebih jauh.
Alasan PSM memburu bek kanan baru sebenarnya cukup jelas. Sepanjang putaran pertama, posisi itu diisi oleh Mufli Hidayat dan Syahrul Lasinari. Performanya naik-turun. Hasilnya, pertahanan kanan kerap jadi titik lemah.
Statistik berbicara: 19 gol kebobolan hingga pekan ke-17. Angka itu pasti membuat Tomas Trucha dan stafnya gelisah. Kehadiran Todoroski diharapkan bisa membawa stabilitas, konsistensi, dan kualitas yang lebih tinggi baik dalam duel maupun saat membantu serangan.
Namun begitu, jalan menuju transfer ini tidak mulus.
Nilai pasarnya sekitar Rp5,21 miliar. Bukan angka yang kecil, tapi mungkin sepadan dengan kualitas yang dibawa. Tantangan utamanya justru ada di status kontrak. Todoroski masih terikat dengan Flamurtari FC. Artinya, manajemen PSM harus jeli bernegosiasi, entah itu dengan skema transfer penuh atau pinjaman dengan opsi membeli.
Kalau berhasil diboyong, Todoroski bisa jadi rekrutan kunci di paruh musim. Ini juga jadi sinyal bahwa permintaan Tomas Trucha mulai didengarkan oleh pihak manajemen.
Sekarang, bola ada di pihak PSM. Mampukah mereka menyelesaikan negosiasi dan menghadirkan Todor Todoroski ke Stadion Gelora B.J. Habibie? Pertanyaan itu yang kini menggantung di udara Makassar.
Artikel Terkait
Persebaya Hajar Arema 4-0, Strategi Serangan Balik Bernardo Tavares Kembali Terbukti Efektif
PSG Hajar Bayern 5-4 di Leg Pertama Semifinal Liga Champions
Prancis Kalahkan Indonesia 4-1, untuk Pertama Kalinya Tim Merah Putih Gagal Lolos dari Fase Grup Piala Thomas
Herdman Coret Empat Pemain Andalan Shin Tae-yong dari TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026