Dalam kunjungan kerjanya ke Papua, Jaksa Agung ST Burhanuddin punya pesan tegas untuk jajarannya di daerah. Dia minta mereka berani. Berani menangani kasus korupsi yang besar-besar, jangan cuma yang kecil-kecil. Soalnya, pemberantasan korupsi di daerah harus sama gencarnya dengan upaya di pusat. Bahkan, kalau bisa lebih.
“Pemberantasan korupsi di daerah tidak boleh kalah gencar dengan pusat,” tegas Burhanuddin, Rabu (1/4/2026).
“Dan tidak boleh hanya terfokus pada dana desa, melainkan juga harus berani menindak kasus dengan kerugian negara yang besar.”
Arahan ini dia sampaikan langsung saat bertemu jajaran Kejaksaan Tinggi Papua, Selasa lalu. Intinya jelas: jangan lagi berpikir sempit. Perkara besar harus jadi prioritas.
Memang, dia apresiasi satuan kerja yang sudah aktif. Tapi di sisi lain, ada juga teguran untuk unit yang dinilai masih pasif. Burhanuddin meyakini, kunci membongkar korupsi yang merugikan negara miliaran rupiah ya terletak pada keberanian dan profesionalisme aparatnya sendiri.
Artikel Terkait
Dosen Laporkan Mahasiswa ke Polisi Diduga Rekam di Toilet Kampus
Analisis: Daya Tarik K-Pop Terletak pada Energi Tinggi dan Koreografi Kompleks
Lebih dari 2.600 Personel Amankan Ibadah Jumat Agung di 404 Gereja Sumsel
BMKG Kalteng Peringatkan Potensi Hujan Lebat Disertai Angin dan Petir Sepekan ke Depan