Perjalanan pulang mereka dimulai dari Jepara sekitar pukul enam sore. Hampir tengah malam, mereka sampai di Rest Area 260B. Melelahkan? Tentu. Tapi yang mengejutkan, layanan Serambi MyPertamina masih buka.
“Serambi masih buka dan berkenan melayani kami hingga jam 12 malam. Kami tetap dilayani meskipun sudah larut malam. Anak-anak puas bisa lepas lelah dengan main PS, ibunya juga bisa pijat gratis,” tuturnya.
Menurut Muhammad Baron, Vice President Corporate Communication PT Pertamina, komitmen ini bagian dari upaya perusahaan untuk hadir di tengah masyarakat. Terutama pada puncak liburan Natal, tanggal 24 dan 25 Desember, banyak lokasi Serambi MyPertamina yang beroperasi 24 jam non-stop.
“Melalui layanan ini, Pertamina tidak hanya memastikan energi tetap tersedia, tetapi juga menghadirkan kenyamanan, kehangatan, dan pengalaman beristirahat yang menyenangkan bagi masyarakat yang sedang menikmati libur Natal dan Tahun Baru bersama keluarga,” ujar Baron.
Layanan pendukung lainnya juga disiagakan. Baron menyebutkan, ada 1.866 SPBU yang buka 24 jam di jalur-jalur potensial. Ditambah 53 titik KiosK untuk melayani kebutuhan BBM jenis Pertamax Series dan Dex Series. Untuk antisipasi, 188 motor dan 210 mobil tangki disiapkan sebagai cadangan suplai.
Tak ketinggalan layanan LPG. Selama periode Nataru, lebih dari 6.150 agen LPG Pertamina siaga 24 jam. Layanan pengiriman Bright Gas ke rumah tangga juga tetap berjalan via 1.819 unit PDS.
“Seluruh layanan ini merupakan bentuk komitmen Pertamina yang selalu hadir untuk masyarakat dan melayani sepenuh hati,” pungkas Baron.
Artikel Terkait
KPK: Hampir 95 Ribu Pejabat Belum Laporkan Harta Kekayaan, Tenggat 31 Maret
Dua Prajurit TNI Gugur dalam Insiden di Perbatasan Israel-Lebanon
Bea Cukai Segel 4-5 Kapal Pesiar Asing Diduga Selewengkan Fasilitas Pajak
Pemerintah Alokasikan Ribuan Truk Impor India untuk Koperasi Desa