Di Ruang Komisi III DPR, suasana terasa tegang pagi itu. Selasa (31/3/2026) menjadi hari dimana polisi dan pengacara kembali berhadapan dalam meja rapat, membicarakan nasib Andrie Yunus. Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS itu masih gelap, dan tekanan untuk mengungkapnya makin besar.
Rapat dengar pendapat itu dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III, Habiburokhman. Setelah mengecek daftar hadir, ia membuka pertemuan.
"Kuorum sudah terpenuhi. Saya mohon perkenan, rapat ini kita nyatakan terbuka untuk umum. Sepakat?"
Pernyataan singkat itu langsung mengawali agenda. Bagi Habiburokhman, ini bukan sekadar formalitas belaka. Rapat hari ini adalah bagian dari pengawasan DPR yang terus-menerus terhadap proses hukum yang berjalan. Menurutnya, Komisi III sudah beberapa kali menggelar pertemuan serupa.
"Ini rangkaian rapat, bukan hanya kali ini saja. Kita sudah tiga kali rapat terkait penanganan kasus Andrie Yunus. Sudah ada dua kesimpulan, dan melihat situasi, setiap ada perkembangan kita akan gelar rapat seperti ini," jelasnya tegas.
Di sisi lain, sorotan utama tentu saja tertuju pada Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri. Dia diminta memaparkan secara rinci langkah-langkah penyidikan yang sudah diambil. Publik menunggu, setidaknya ada titik terang tentang siapa pelaku dan apa motif di balik aksi keji itu.
Sementara itu, tim kuasa hukum Andrie Yunus tak tinggal diam. Mereka hadir dengan satu misi: mendorong penyidikan agar berjalan tuntas, tanpa kompromi. Suara mereka mewakili korban yang masih menanti keadilan.
Pada akhirnya, Komisi III kembali menegaskan komitmennya. Mereka berjanji akan terus mengawal proses ini, memastikan segala sesuatunya transparan dan akuntabel. Tujuannya cuma satu: keadilan harus benar-benar dirasakan oleh korban. Tak kurang dari itu.
Artikel Terkait
Bea Cukai Tanjung Emas Hibahkan Satu Kontainer Meja dan Kursi ke Yayasan Pendidikan Setiabudhi Semarang
Jadwal Salat Makassar 27 Mei 2026: Iduladha, Ini Waktu Imsak hingga Isya
Sapi Kurban Terperosok ke Septic Tank Sedalam 6 Meter di Mojokerto, Dievakuasi Damkar Lebih 3 Jam
Sopir Ambulans Dikeroyok Usai Senggolan di Bolaang Mongondow, Empat Orang Diamankan