Menyikapi hal itu, jajaran Korlantas Polri sudah menyiapkan sejumlah strategi rekayasa lalu lintas. Tujuannya untuk mengurai kemacetan, terutama di titik-titik rawan yang sudah dipetakan.
"Strategi apabila ada kemacetan, mulai dari rekayasa contraflow one way, semua dipersiapkan agar berjalan dengan baik," kata Sigit.
Di sisi lain, Sigit juga mengingatkan satu hal krusial di luar urusan lalu lintas: kewaspadaan terhadap cuaca dan potensi bencana alam. Tahun ini, kondisi cuaca memang perlu diwaspadai. Ia meminta seluruh jajaran terus memantau informasi terbaru dari BMKG.
"Tahun ini kita menghadapi situasi bencana dengan curah hujan tinggi, termasuk tergenang air sampai dengan banjir, perlu disiapkan jalur alternatif, kami mengingatkan jajaran memantau dan persiapkan dengan baik," tegas Sigit.
"BMKG terus diikuti kemudian setiap informasi yang ada bisa ditindaklanjuti, ada aplikasi yang bisa diinformasikan ke masyarakat. Ini penting sehingga yang akan melaksanakan kegiatan dapat terinformasi menjadi masukan untuk mengambil pilihan pada saat akan melaksanakan mudik," tambahnya.
Jadi, persiapan sudah dilakukan. Tinggal eksekusi di lapangan yang menentukan kelancaran perjalanan jutaan orang dalam beberapa hari mendatang.
Artikel Terkait
Angin Puting Beliung di Sabu Raijua Robohkan Gudang, Kerugian Capai Rp520 Juta
Kontras Ekstrem: Harga Pasar Kapten Indonesia vs Saint Kitts and Nevis Capai 400 Kali Lipat
Komposer Legendaris Lebo M Gugat Komedian Zimbabwe Rp 400 Miliar Atas Parodi The Lion King
Seskab Teddy Silaturahmi ke Sejumlah Tokoh Nasional, Prabowo Telepon Pemimpin Dunia