Kabupaten Pidie Jaya jadi salah satu yang geraknya cepat. PDAM setempat, Tirta Mon Tala, berhasil menyalurkan bantuan air bersih ke warga di hari kedua pasca banjir. Lambat laun, komunikasi dengan daerah lain seperti Aceh Tengah, Langsa, dan Aceh Tamiang mulai terbangun.
Dari koordinasi itu, terungkap kebutuhan yang mendesak di lapangan. Bukan cuma air bersih, tapi juga tandon atau penampungan air untuk mempercepat distribusi ke posko-posko pengungsian.
Namun begitu, ada satu masalah besar yang menghambat: listrik. Hampir semua instalasi pengolahan air PDAM bergantung pada pompa listrik. Begitu listrik mati, operasional pun langsung lumpuh.
"Di Aceh Besar, selama 15 hari kami harus mengoperasikan genset dengan konsumsi bahan bakar minyak mencapai 37 ton. Meski demikian, pelayanan tetap belum bisa berjalan optimal," tegas Sulaiman.
Jalan menuju pemulihan total masih panjang. Tapi setidaknya, langkah pertama sudah dimulai.
Artikel Terkait
Prabowo Tegaskan Perjanjian Dagang dengan AS Tak Korbankan Kepentingan Nasional
Prabowo Andalkan Program Padat Karya untuk Pacu Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Prabowo Tegaskan Tak Akan Korbankan Kepentingan Nasional dalam Perjanjian Dagang dengan AS
BRILink Agen di Sumbawa Permudah Akses Keuangan Warga Desa Terpencil