Jakarta, Jumat siang itu. Dari gedung Kemenko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan di kawasan Menteng, Agus Harimurti Yudhoyono keluar untuk memberi penjelasan. Menko IPK itu baru saja memimpin rapat koordinasi yang membahas dua hal krusial: RUU Sistem Transportasi Nasional (Sistranas) dan persiapan menyambut puncak arus perjalanan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
"Kami baru saja melakukan rapat koordinasi membahas dua agenda," ujar AHY, begitu ia biasa disapa, kepada para wartawan yang menunggu.
Agenda pertama, menurutnya, adalah RUU Sistranas yang sudah dikawal selama berbulan-bulan. Intinya sederhana tapi ambisius: menciptakan payung hukum untuk mengintegrasikan semua moda transportasi yang ada.
"Kita tahu ada transportasi darat, laut, udara, termasuk kereta," tuturnya.
"Harapannya, semua bisa semakin terintegrasi. Punya dasar hukum yang kuat, sehingga pelayanan untuk masyarakat bisa benar-benar optimal."
Namun begitu, perhatian juga tertuju pada persiapan jangka pendek. Itulah agenda kedua rapat tadi: antisipasi libur Nataru.
Momen liburan panjang itu selalu jadi ujian bagi sistem transportasi nasional. AHY mengungkapkan, prediksi kali ini cukup mencengangkan. Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, diperkirakan akan ada sekitar 120 juta perjalanan selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Angka sebesar itu tentu bukan main-main. Untuk menyiapkannya, pemerintah tak hanya berandai-andai. Mereka juga mengevaluasi pengalaman dari penyelenggaraan Nataru tahun sebelumnya, plus arus mudik Lebaran tahun ini.
Jadi, rapat Jumat siang itu seperti dua sisi mata uang. Satu sisi memikirkan regulasi jangka panjang untuk tata kelola transportasi yang lebih rapi. Di sisi lain, ada langkah praktis dan segera untuk mengatasi banjirnya pemudik yang tinggal hitungan minggu lagi.
Nataru sebentar lagi. Dan 120 juta perjalanan itu adalah tantangan nyata yang menunggu.
Artikel Terkait
TASPEN Bayarkan Manfaat Kematian Ahli Waris ASN Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi
Tugu Insurance Cetak Laba Bersih Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
Menkeu Purbaya Akan Berangkat Haji 21 Mei 2026, Sisipkan Doa Khusus agar Ekonomi Indonesia Makin Kuat
Pemerintah Siapkan Stimulus Baru, Insentif Mobil dan Motor Listrik Mulai Juni 2026