Di sisi lain, ada kebanggaan yang sama sekali berbeda rasanya. Yaitu ketika ia pertama kali mengenakan jersey merah putih. Debut untuk Timnas Indonesia itu, bagi pemain berdarah Maluku ini, adalah impian yang jadi kenyataan. Apalagi dia berhasil mencetak gol di pertandingan pertamanya.
"Debut bersama Timnas Indonesia juga sangat-sangat tak terlupakan. Mencetak gol (untuk Timnas Indonesia) juga menjadi momen tak terlupakan. Jadi itu top three-nya,"
tutup Diks, menyimpulkan ceritanya.
Dari Arnhem, Belanda, tempatnya memulai karier di Vitesse U-17 pada 2013, perjalanan panjang itu kini membawanya ke Bundesliga. Dan di antara semua itu, dua momen itulah yang paling dia simpan.
Artikel Terkait
JK: Dewan Perdamaian Trump Hanya Bisa Hentikan Perang, Bukan Ciptakan Damai
Iran Ingatkan Trump: Invasi Afghanistan dan Irak Adalah Pelajaran Mahal yang Tak Boleh Terulang
Perbaikan Intensif di Tol Japek, Arus Tetap Dijaga Lancar
Pengacara Kaget, Habib Bahar Ditetapkan Tersangka Penganiayaan