Panglima TNI dan Pimpinan TNI Hadiri Rakornas 2026, Pacu Kolaborasi Menuju Indonesia Emas

- Selasa, 03 Februari 2026 | 04:25 WIB
Panglima TNI dan Pimpinan TNI Hadiri Rakornas 2026, Pacu Kolaborasi Menuju Indonesia Emas

Panglima TNI Hadiri Rakornas 2026, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Menuju Indonesia Emas

Sentul, Bogor Suasana di Sentul International Convention Center (SICC) pagi itu tampak ramai. Forum strategis Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 resmi dibuka. Yang menarik, pimpinan tertinggi TNI hadir lengkap. Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto datang bersama Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Muhammad Ali, dan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Mohamad Tonny Harjono. Kehadiran mereka di acara Senin (2/2/2026) itu bukan sekadar formalitas. Ini adalah sinyal kuat untuk memperkuat kolaborasi, sebuah langkah penting menuju target Indonesia Emas 2045.

Rakornas kali ini mengusung tema besar tentang sinergi pusat dan daerah dalam menjalankan program prioritas presiden. Pesertanya tak main-main: lebih dari 4.000 orang. Mulai dari jajaran Kabinet Merah Putih, kepala dan wakil kepala daerah, pimpinan DPRD, hingga Forkopimda dari seluruh penjuru Indonesia. Intinya, semua elemen pemerintahan hadir. Presiden RI dalam sambutannya menekankan satu hal: pembangunan nasional hanya akan efektif jika koordinasi berjalan solid. Visi harus sama, antara Jakarta dan daerah.

Presiden Prabowo Subianto kemudian memaparkan strategi transformasi bangsa. Arahannya jelas, fokus pada peningkatan kualitas hidup rakyat. Dua fondasi utamanya: swasembada pangan dan swasembada energi. Menurutnya, tanpa kemandirian di dua sektor vital ini, kesejahteraan nasional hanya akan jadi wacana.

“Kalau kita mau merdeka, kalau kita mau sejahtera, kita harus jamin produksi pangan sehingga pangan bisa dinikmati oleh seluruh rakyat kita. Swasembada pangan adalah syarat, itu adalah pilar yang utama dari strategi,” tegas Presiden dengan nada mantap.

Selain isu pangan dan energi, Presiden juga meluncurkan Gerakan Indonesia ASRI. Gerakan nasional ini bertujuan menciptakan lingkungan yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Intinya, membangun ruang hidup yang lebih layak. Di penghujung arahan, Prabowo mengajak semua pihak, terlepas dari latar belakang politik, untuk bersatu. Fokusnya satu: bekerja untuk rakyat.

Lalu, di mana peran TNI? Dalam forum itu, TNI menegaskan komitmen penuhnya. Mereka siap mendukung setiap kebijakan pemerintah. Caranya? Dengan memperkuat sinergi lintas sektor, menjaga stabilitas nasional agar tetap kondusif, dan aktif menyukseskan program-program prioritas. Tujuannya tunggal: mewujudkan Indonesia Emas 2045. Jadi, Rakornas ini bukan sekadar rapat biasa. Ia adalah titik tolak untuk aksi nyata.

Komentar